SIDOARJO, baranitapost.com – Learning by Doing hadir di MI Al-Hikmah Kalidawir dengan membawa siswa belajar di alam terbuka Jedong Cangkring Park pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan untuk siswa kelas 1–4 ini mengubah cara pandang: belajar adalah pengalaman, bukan sekadar hafalan.
Kepala Sekolah MI Al-Hikmah, M. Khotib, S.Pd.I., menjelaskan alasan utama digelarnya kegiatan ini. Dunia terus berubah, dan cara belajar anak pun harus ikut berkembang. Terlalu lama di dalam kelas bisa membatasi ruang gerak dan rasa ingin tahu anak-anak.
“Kami ingin siswa tidak hanya mendengar dan membaca, tetapi langsung mengalami, menjelajahi, dan menemukan hal-hal baru. Inilah makna sebenarnya dari belajar sambil melakukan — agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan peduli lingkungan,” ungkap Khotib dengan tegas.
Apa saja yang akan dipelajari di luar kelas? Sekolah merancang aktivitas yang tetap edukatif namun menyenangkan. Siswa akan diajak mengamati alam, berdiskusi dalam kelompok kecil, dan menyelesaikan tantangan sederhana yang melatih logika serta kerja sama tim.

Pemberangkatan dilakukan secara terpusat dari sekolah. Siswa diwajibkan hadir di MI Al-Hikmah paling lambat pukul 07.00 WIB agar pembagian kelompok dan pengarahan keamanan bisa dilakukan sebelum berangkat menuju Jedong Cangkring Park.
Baca juga
Langkah Tegas Pemkab Sidoarjo Menertibkan Bangunan liar Di frontage Road
Tata tertib berpakaian yang wajib dipatuhi :
- Seragam olahraga sekolah lengkap
- Siswi perempuan: wajib menggunakan kerudung hijau sekolah
- Membawa baju ganti dan perlengkapan pribadi secukupnya
Untuk kelancaran administrasi, pihak sekolah mengingatkan kembali kepada para orang tua. Bagi yang belum melunasi pembayaran terkait kegiatan, silakan segera menghubungi bagian Tata Usaha (TU) MI Al-Hikmah. Semakin cepat urusan selesai, semakin tenang anak-anak berangkat beraktivitas.
Pembelajaran luar ruang ini bukan kegiatan sesekali saja. Ini adalah salah satu program unggulan sekolah yang dirancang berkelanjutan. Tujuannya membentuk karakter siswa agar lebih berani bertanya, peka terhadap lingkungan, dan mandiri dalam berpikir.
Hot news
Banyak orang tua bertanya: apa bedanya ini dengan piknik biasa? Perbedaannya jelas. Di sini setiap langkah memiliki tujuan belajar. Anak-anak tidak sekadar bermain, mereka juga mencatat, mengamati, dan mempresentasikan apa yang mereka temukan setelah kembali ke kelas.
Karena itu, peran orang tua sangat besar keberhasilannya. Mulai dari memastikan anak beristirahat cukup malam sebelumnya, menyiapkan bekal sehat, hingga membangun semangat positif sebelum berangkat. Keberhasilan kegiatan ini adalah kerja sama antara sekolah dan keluarga.
MI Al-Hikmah Kalidawir menghadirkan terobosan pendidikan yang menyegarkan — belajar sambil melakukan di alam terbuka. Melalui program “Learning by Doing”, Jedong Cangkring Park bukan sekadar lokasi wisata, melainkan ruang kelas yang luas dan hidup. Pengalaman ini diharapkan menanamkan cinta belajar yang abadi di hati setiap siswa.
(Anita)
























