Pihak Sekolah Memilih Bungkam, Transparansi Iuran Di Pertanyakan Walimurid.

MALANG, baranitapost.com – Sekolah memilih bungkam setelah seorang orang tua siswa mempertanyakan perbedaan jadwal ujian anaknya dengan siswa lain di SMK Mutu Gondanglegi, Kabupaten Malang. Persoalan tersebut mencuat bersamaan dengan keluhan mengenai dugaan iuran dan biaya seragam yang dinilai belum disertai penjelasan rinci.

Menurut wali murid yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, jadwal ujian yang diterima anaknya berbeda dengan jadwal siswa lainnya. Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan apakah perbedaan jadwal berkaitan dengan persoalan administrasi pembayaran. Namun, dugaan tersebut belum mendapatkan konfirmasi dari pihak sekolah.

Wali murid meminta persoalan itu dijelaskan secara objektif agar tidak menimbulkan prasangka. Ia menegaskan bahwa orang tua pada dasarnya bersedia memenuhi kewajiban pembayaran apabila terdapat ketentuan yang sah dan informasi yang jelas mengenai dasar serta mekanismenya.

Keluhan lain berkaitan dengan biaya sekolah dan seragam. Orang tua siswa mengaku telah meminta penjelasan kepada bendahara, tetapi menurut keterangannya, rincian mengenai besaran dan peruntukan pembayaran belum diperoleh secara lengkap. Karena itu, transparansi menjadi tuntutan utama yang disampaikan kepada pihak sekolah.

Pihak Sekolah Memilih
SMK Mutu Gondanglegi Kabupaten Malang

Melestarikan Budaya Ditengah Semarak Kemerdekaan.

http://Simak juga Menolak Damai, Dua Wanita Tuntut Keadilan Tanpa Kompromi

Hal yang diharapkan mendapat penjelasan sekolah:

  • Dasar penarikan pembayaran.
  • Rincian nominal dan peruntukan biaya.
  • Komponen biaya seragam.
  • Mekanisme administrasi siswa.
  • Dasar perbedaan jadwal ujian jika memang ada.

Untuk mendapatkan informasi dari kedua sisi, awak media mendatangi SMK Mutu Gondanglegi pada Senin (31/8/2026). Kedatangan tersebut bertujuan meminta klarifikasi langsung kepada pihak sekolah, termasuk bendahara dan kepala sekolah, mengenai keluhan wali murid.

Namun, bagian administrasi meminta awak media menunggu karena masih terdapat tamu. Setelah menunggu, awak media akhirnya meninggalkan lokasi tanpa memperoleh penjelasan substantif dari pihak sekolah terkait persoalan jadwal ujian maupun dugaan iuran yang disampaikan wali murid.

Kondisi tersebut membuat pertanyaan wali murid mengenai hubungan antara administrasi pembayaran dan pelaksanaan ujian belum memperoleh jawaban resmi. Penting bagi pihak sekolah memberikan penjelasan faktual agar tidak berkembang asumsi di tengah orang tua siswa maupun masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, SMK Mutu Gondanglegi belum memberikan klarifikasi substantif mengenai keluhan tersebut. Publik dan wali murid masih menunggu penjelasan resmi mengenai jadwal ujian, dugaan iuran serta biaya seragam. Hak jawab dan ruang klarifikasi tetap terbuka bagi pihak sekolah untuk menyampaikan informasi dari perspektif mereka. Bersambung ( tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *