PASURUAN, baranitapost.com — Momen hangat Pengajian Senenan di Ponpes Ngalah dimanfaatkan Kapolres Pasuruan untuk merangkul masyarakat dan memberikan edukasi digital bagi anak muda.
Kegiatan spiritual yang berlangsung pada Senin (19/10/2026) malam tersebut menjadi ruang dialog humanis antara aparat keamanan, ulama, dan ratusan warga.
AKBP Irawan Setyono bersama rombongan PJU Polres Pasuruan berbaur bersama 800-an jamaah di Masjid Siti Zahroh, Desa Sengonagung, Purwosari.
Di pimpin langsung oleh KH. Soleh Baharuddin, rangkaian ibadah dari salat taubat hingga doa bersama berlangsung sangat khusyuk.

Namun, ada hal menarik saat Kapolres Pasuruan naik ke atas panggung untuk memberikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Baca juga
Dinsos dan Baznas Salurkan Bantuan RTLH Rp25 Juta Dan Kursi Roda
Dengan gaya komunikatif, ia menyoroti kebiasaan anak muda zaman sekarang yang sangat bergantung pada gadget dan media sosial.
Kapolres meminta masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi digital agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar yang meresahkan.
Selain itu, kewaspadaan ekstra juga disuarakan terkait ancaman nyata kenakalan remaja seperti balap liar hingga penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Hot news
Inovasi Perpustakaan Digital Sidoarjo Cetak Generasi Kreatif
”Peran keluarga sangat vital, mari kita jaga anak-anak kita dari pergaulan bebas yang bisa merusak masa depan mereka,” ujar AKBP Irawan.
Satu suara dengan Kapolres, KH. Soleh Baharuddin menekankan pentingnya kolaborasi ulama dan polisi demi menjaga kedamaian daerah.
Pengasuh Ponpes Ngalah ini juga mengajak jamaah terus memelihara persatuan bangsa di bawah naungan Bhinneka Tunggal Ika.
Sinergi nyata ini menjadi bukti bahwa menjaga keamanan wilayah tidak hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama.
(Anita / Humas)
























