situs slot gacorSlot GacorSlot Gacor 2026slot gacorslot gacorslot gacor malam inislot gacor 2026Duniabet303https://chandmani-ider.com/https://collegesinfo.org/blogs

Ratusan Santri Touring Keliling Sidoarjo Memperingati Hari Santri Nasional

SIDOARJO, branitapost.com – Ratusan santri touring motoran Santun memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Sidoarjo, dilepas langsung oleh Bupati Subandi dari Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Rabu (21/10/2026). Ratusan santri mengaspal menempuh rute melintasi beberapa kecamatan hingga finis di Pendopo Delta Wibawa. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol semangat baru para santri yang ingin hadir dengan energi positif di tengah masyarakat.

Acara dilepas pukul pagi hari dari lokasi berangkat di Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin. Rute yang dilalui :

  • Tanggulangin
  • Tulangan
  • Pilang Wonoayu
  • Sidoarjo Kota
  • Finish : Pendopo Delta Wibawa

Turut hadir menyemangati para peserta :

  • Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdillah Nasih
  • Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Chandra Putra
  • Ketua DPC PKB Sidoarjo H. Rizza Ali Faizin M.Pd.I.
  • Kepala Kantor Kementerian Agama Sidoarjo
  • Para ulama, jajaran Forkopimda, dan ratusan warga
Ratusan Santri Touring Keliling Sidoarjo
Peringatan Hari Santri Nasional di Sidoarjo dimeriahkan kegiatan touring Motoran Santun dari Ponpes Manba’ul Hikam menuju Pendopo Delta Wibawa, dihadiri Bupati Subandi dan pejabat daerah, sebagai bentuk pesan positif sekaligus penghibur pasca insiden keracunan MBG.

“Ini momen yang luar biasa. Alhamdulillah kita bisa bersama-sama memperingati Hari Santri, bersama Forkopimda, para ulama, dan tentunya kalian para santri,” ucap Subandi dengan nada bangga saat memberikan sambutan pelepasan.

Baca juga

Markas Sabu Menganti Digerebeg, 12 Orang Digelandang Ke Mapolres Gresik

Bupati menegaskan satu hal penting di hadapan ratusan santri: mereka bukan hanya pelajar biasa, melainkan harapan masa depan bangsa. “Santri adalah aset masa depan. Masa depan bangsa Indonesia bergantung pada para santri. Santri hebat, bangsa hebat,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah peserta.

Pengasuh Ponpes Manba’ul Hikam, KH Abdul Wahid Harun, mengingatkan peserta tentang inti kegiatan: tetap menjaga adab di jalan. “Di jalan tidak boleh mengganggu pengguna jalan mana pun. Tetap santun dalam berkendara, dan tidak boleh salip-menyalip. Jadilah teladan di jalan raya,” pesannya.

Tema “Motoran Santun” bukan sekadar nama. Ada pesan mendalam di baliknya. KH Abdul Wahid berharap kegiatan ini menghadirkan kabar-kabar positif tentang dunia pesantren dan santri, yang belakangan ini sempat tertutup berita kurang menyenangkan.

Kegiatan ini juga menjadi pengobat keprihatinan atas peristiwa keracunan program Makan Bergizi Gratis yang menimpa ratusan santri beberapa waktu lalu. Semangat yang bangkit kembali diharapkan menjadi awal pemulihan kepercayaan dan harapan yang baru.

Hot news

Wabup Mimik Idayana Minta Industri Sidoarjo Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal & Taat Lingkungan

“Kita ingin tunjukkan bahwa santri itu ada di tengah masyarakat, berkontribusi, dan membawa kedamaian. Sidoarjo harus tetap bertahan sebagai kota santri yang membanggakan,” ujar KH Abdul Wahid dengan harapan yang tulus.

Sepanjang perjalanan, peserta bergerak dalam formasi tertib. Tidak ada kebisingan berlebih, tidak ada manuver berbahaya. Mereka melambaikan tangan kepada warga yang menyambut di pinggir jalan — sebuah perjalanan yang memadukan semangat kebersamaan dengan etika yang terjaga.

Motoran Santun membuktikan bahwa perayaan santri tak melulu di dalam gedung. Lewat kebersamaan di jalan raya, para santri menyampaikan pesan sederhana namun kuat: santri bisa berprestasi, santri bisa tertib, dan santri tetap menjadi aset paling berharga bagi bangsa Indonesia. Semoga semangat ini terus terjaga.

(Anita / Tim Kominfo SDA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *