Seleksi Polri 2026 Bersih Humanis, Komitmen Tegas Polres Pasuruan

Pasuruan,baranitapost.com– Polres Pasuruan menegaskan komitmen kuat dalam mewujudkan seleksi Polri 2026 yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis melalui penandatanganan pakta integritas di Rupatama, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan ini melibatkan calon Taruna Akpol, Bintara, Tamtama, serta orang tua peserta, sebagai langkah memastikan proses berlangsung objektif tanpa pungutan liar.

Komitmen Kuat Wujudkan Seleksi Polri 2026 Bersih

Pelaksanaan pakta integritas menjadi sorotan utama dalam seleksi Polri 2026 di Pasuruan. Momentum ini dianggap krusial untuk menjawab keraguan publik terhadap transparansi rekrutmen aparat penegak hukum.

Seleksi Polri 2026 Bersih
Polres Pasuruan menegaskan komitmen kuat dalam mewujudkan seleksi Polri 2026 yang bersih

Kabag SDM Polres Pasuruan, Dante Anan Irawanto, menegaskan bahwa prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) menjadi fondasi utama dalam seluruh tahapan seleksi.

“Pelaksanaan pakta integritas ini merupakan komitmen kami untuk menjamin proses penerimaan anggota Polri berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” tegasnya.

Penurunan Pendaftar Jadi Sorotan

Di tengah upaya memperbaiki citra, seleksi Polri 2026 justru diwarnai penurunan jumlah pendaftar. Data menunjukkan hanya 10 peserta Akpol dan 83 peserta Bintara yang mendaftar tahun ini.

Evakuasi Jasad Lansia Gresik Hebohkan Dermaga Petro

Penurunan ini memicu pertanyaan publik terkait minat generasi muda terhadap profesi kepolisian. Namun, pihak Polres menilai kualitas tetap menjadi prioritas utama dibanding kuantitas.

“Secara umum terjadi penurunan dibandingkan tahun lalu,” ungkap Dante.

Kapolres Tegaskan Tanpa Pungli

Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menegaskan bahwa seleksi Polri 2026 tidak memberi ruang bagi praktik kecurangan. Ia memastikan seluruh proses berjalan objektif dan berbasis kompetensi.

“Kami memastikan seluruh proses penerimaan anggota Polri berjalan objektif dan tanpa pungutan liar. Siapapun yang memenuhi syarat, itulah yang akan lolos,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas isu lama yang kerap membayangi rekrutmen aparat.

Proses Terbuka dan Diawasi Publik

Rangkaian kegiatan berlangsung tertib, mulai dari pembukaan, doa, hingga arahan dari jajaran SDM Polda Jawa Timur. Kehadiran orang tua peserta menjadi bagian penting untuk menciptakan transparansi dalam seleksi Polri 2026.

Langkah ini dinilai sebagai strategi membangun kepercayaan publik sekaligus menekan potensi pelanggaran.

Penegasan Akhir

Komitmen seleksi Polri 2026 yang bersih dan humanis di Polres Pasuruan menjadi sinyal kuat perubahan dalam tubuh Polri. Meski jumlah pendaftar menurun, integritas tetap menjadi prioritas utama demi melahirkan anggota kepolisian yang profesional dan dipercaya masyarakat.

Writer: @NitEditor: REDAKSI