Pasuruan,baranitapost.com — Curanmor Prigen Pasuruan kembali menjadi sorotan setelah aparat kepolisian meningkatkan patroli intensif di jalur rawan Kecamatan Prigen.
Lonjakan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penjambretan, hingga aksi begal dalam beberapa hari terakhir memicu respons cepat dari jajaran Polres Pasuruan.
Langkah tegas ini dilakukan pada Sabtu (18/4) dini hari, sekitar pukul 01.00 hingga 03.00 WIB. Sebanyak 10 personel dalam satu regu diterjunkan untuk melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah titik yang dinilai rawan kejahatan jalanan.
Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Pasuruan, AKP Rudi Santosa.
Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menegaskan bahwa peningkatan patroli ini merupakan strategi preventif untuk menekan angka kriminalitas yang meresahkan masyarakat.

Ia menyebut wilayah Prigen sebagai salah satu titik dengan tingkat kerawanan tinggi, terutama pada malam hingga dini hari.
“Patroli ini kami tingkatkan untuk mengantisipasi maraknya curanmor, begal, dan penjambretan.
Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman saat melintasi jalur rawan seperti Prigen,” ujar Harto Agung.
Menurutnya, aparat tidak hanya fokus pada pencegahan, namun juga siap mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan.
Polisi akan bertindak sesuai prosedur hukum jika menemukan pelaku di lapangan.
“Jika petugas menemukan pelaku tindak pidana, kami akan melakukan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menjelaskan bahwa penyisiran terjadi pada pelaku kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, penjambretan, dan begal.
Ia menegaskan bahwa patroli dilakukan secara sistematis dengan menyasar jalur-jalur yang sering dilaporkan masyarakat sebagai titik rawan.
Beberapa rute yang disisir meliputi jalur Pandaan–Kasri, wilayah Kesiman, hingga pertigaan Seno dan jalur turun menuju Pandaan.

Lokasi-lokasi tersebut dinilai memiliki potensi tinggi terhadap aksi kriminal, terutama pada jam-jam sepi.
Peningkatan patroli ini dipicu oleh serangkaian kasus kriminal yang terjadi dalam tiga hari berturut-turut di wilayah hukum Polres Pasuruan.
Situasi ini mendorong kepolisian untuk meningkatkan intensitas pengamanan demi menjaga stabilitas keamanan dan perdamaian masyarakat.
Ke depan, kegiatan patroli akan dilakukan secara rutin setiap hari dengan intensitas lebih tinggi pada malam akhir pekan.
Pengamanan Ketat Keluar Tol Purwodadi Antisipasi Suporter Arema
Khusus malam Sabtu dan Minggu, patroli akan dipimpin langsung oleh Kasat Samapta untuk memastikan efektivitas pengawasan di lapangan.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menghindari perjalanan sendirian di malam hari, serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan.
Upaya kolaboratif antara aparat dan warga dinilai penting untuk menekan laju curanmor Prigen Pasuruan yang kian meresahkan.






