Evakuasi Jasad Lansia Gresik Hebohkan Dermaga Petro

Gresik,baranitapost.com– Evakuasi jasad lansia Gresik mengejutkan warga saat pria berusia 78 tahun ditemukan mengapung di bawah Dermaga Pelabuhan Petro, Selasa (31/3/2026) sore.

Tim Satpolairud Polres Gresik bergerak cepat setelah laporan diterima sekitar pukul 15.00 WIB, langsung menuju lokasi menggunakan kapal patroli dan mengevakuasi korban ke darat untuk pemeriksaan awal.

Penemuan jasad ini bermula dari kecurigaan petugas keamanan Petro, Sayid Muhamad, yang melihat benda mencurigakan mengapung di bawah konstruksi dermaga. Setelah dipastikan sebagai tubuh manusia, laporan segera diteruskan ke pihak berwenang.

Evakuasi Jasad Lansia
Evakuasi jasad lansia Gresik mengejutkan warga saat pria berusia 78 tahun ditemukan mengapung di bawah Dermaga Pelabuhan Petro,

Respons Cepat Aparat di Lokasi

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari Satpolairud bersama Bantuan Kendali Operasi Ditpolairud Polda Jawa Timur langsung bergerak. Mereka mengerahkan beberapa armada patroli untuk mempercepat proses evakuasi jasad lansia Gresik yang berada di area perairan cukup sulit dijangkau.

Evakuasi berlangsung dramatis namun cepat. Jasad korban berhasil diangkat dari bawah dermaga dan dibawa ke atas untuk identifikasi awal. Situasi di lokasi sempat menyita perhatian warga sekitar dan pekerja pelabuhan.

“Anggota kami bersama tim BKO bergerak cepat begitu menerima laporan. Evakuasi berjalan lancar dan korban langsung kami bawa untuk penanganan lebih lanjut,” ujar AKP I Nyoman Ardita.

Identitas Korban Terungkap

Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan kartu identitas di saku korban. Diketahui korban berinisial L (78), warga Desa Doyo Mulyo, Kecamatan Kembang Bahu, Kabupaten Lamongan.

http://Baca juga https://baranitapost.com/ziarah-tmp-surabaya-persit-kck-bhaskara-jaya/

Saat ditemukan, korban mengenakan baju batik cokelat lengan panjang, celana krem, serta dalam kondisi kepala gundul. Tidak ditemukan tanda-tanda mencolok kekerasan pada tahap awal, namun penyebab pasti kematian masih menunggu hasil visum.

Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik menggunakan ambulans guna pemeriksaan medis lebih lanjut.

Dampak dan Penyelidikan Lanjutan

Kasus evakuasi jasad lansia Gresik ini menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat. Aparat kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah korban meninggal karena kecelakaan, sakit, atau faktor lain.

Keberadaan korban di area dermaga yang cukup jauh dari permukiman juga menjadi perhatian. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor.

Kesimpulan

Peristiwa evakuasi jasad lansia Gresik menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di area perairan. Respons cepat aparat berhasil mencegah situasi menjadi lebih kompleks, namun penyebab kematian korban masih menjadi misteri yang terus didalami.@Marya

Writer: @NitEditor: REDAKSI