19 Band Muda Ramaikan Panggung Kreativitas di HUT ke-60 Korem

SIDOARJO, baranitapost.com – 19 band muda menunjukkan bakat, kreativitas, keberanian, serta kemampuan bermusik di hadapan penonton dan dewan juri dalam peringatan HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya di Lapangan Kartika Tegalsari, Surabaya, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi juga membuka ruang positif bagi anak muda untuk berekspresi dan mengembangkan potensi.

Denting gitar, hentakan drum, dan suara para vokalis muda membuat suasana Lapangan Kartika Tegalsari terasa berbeda. Peserta datang membawa karakter musik masing-masing. Ada yang tampil dengan energi penuh, ada pula yang mengandalkan kekuatan vokal dan kekompakan permainan band.

Di balik persaingan tersebut, tersimpan cerita tentang keberanian anak-anak muda untuk naik ke panggung dan menunjukkan hasil latihan mereka.

Kegiatan tersebut dihadiri Kasrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura yang mewakili Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir. Dalam pesan yang disampaikan, Danrem menekankan bahwa anak muda membutuhkan ruang untuk tumbuh dan berekspresi.

19 Band Muda
19 band muda tampil di Baskara Jaya Band Festival Surabaya. Musik menjadi ruang kreativitas, sportivitas, persahabatan, dan semangat generasi muda.

Kemenangan DPRD Sidoarjo Dalam Laga Persahabatan Penuh Kebersamaan Persatuan

http://Simak juga Cairkan Komunikasi Eksekutif-Legislatif Didalam Serunya Laga Persahabatan

Festival menjadi salah satu wadah agar mereka dapat belajar tampil percaya diri, menerima hasil penilaian, menghargai peserta lain, serta menjadikan kompetisi sebagai pengalaman untuk berkembang.

Pesan itu menjadi bagian penting dari festival. Sebab, kompetisi tidak selalu harus dimaknai sebagai pertarungan untuk menjadi nomor satu. Bagi peserta, keberanian berdiri di atas panggung, memainkan musik bersama teman, dan menyelesaikan penampilan dengan baik juga merupakan sebuah pencapaian. Musik memberi pengalaman tentang kerja sama, kedisiplinan, komunikasi, dan kepercayaan terhadap anggota tim.

Danrem juga menilai musik memiliki kemampuan untuk mempertemukan orang-orang dengan latar belakang berbeda. Perbedaan genre, karakter suara, hingga gaya bermusik justru membuat panggung semakin berwarna. Ketika musik dimainkan, peserta memiliki ruang yang sama untuk menyampaikan kreativitas.

Semangat tersebut sekaligus memperkuat pesan kebersamaan yang ingin dibangun melalui rangkaian HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya.

Setelah melalui proses penilaian, So Band dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berhasil meraih Juara I. Posisi Juara II ditempati Muslecore Band dari SMAN 2, sedangkan Shosa Band dari Sidoarjo meraih Juara III. Hasil tersebut menjadi penghargaan atas penampilan dan kerja keras para peserta yang telah mempersiapkan diri untuk tampil dalam festival.

Daftar juara Baskara Jaya Band Festival :

Juara I: So Band – Universitas Negeri Surabaya.

Juara II: Muslecore Band – SMAN 2.

Juara III: Shosa Band – Sidoarjo.

Bagi peserta, pengalaman mengikuti festival menjadi bagian yang tidak kalah penting dari hasil kompetisi. Ipank dari SMAN 2 mengaku bersyukur bisa mendapat kesempatan tampil. Ia menyebut festival tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus kebahagiaan bagi para peserta.

Ia berharap kegiatan serupa kembali digelar tahun depan sehingga para peserta memiliki kesempatan untuk memperbaiki penampilan dan meningkatkan kemampuan bermusik.
Bagi Korem 084/Bhaskara Jaya, festival tersebut juga menjadi bentuk interaksi dengan masyarakat, khususnya kalangan muda.

Dukungan terhadap kegiatan kreatif menjadi salah satu cara membangun kedekatan dalam suasana yang lebih santai dan terbuka. Momentum HUT ke-60 tidak hanya menjadi perayaan usia satuan, tetapi juga kesempatan untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pada akhirnya, Baskara Jaya Band Festival menunjukkan bahwa anak muda memiliki energi besar ketika diberikan ruang untuk berkarya. Kesimpulannya, 19 peserta bukan hanya membawa musik ke atas panggung, tetapi juga membawa pesan bahwa kreativitas, sportivitas, persahabatan, dan keberanian dapat tumbuh bersama.

Dari Lapangan Kartika Tegalsari, Surabaya, harmoni musik menjadi simbol bahwa perbedaan karakter tidak harus menjadi jarak, melainkan dapat menjadi kekuatan untuk bergerak dan berkarya bersama. (Tim)

Respon (3)

  1. Been testing the live dealer rooms all week and the video feed stays crystal clear no matter the time. My payout landed in my e wallet before dinner and the whole experience felt completely transparent. Highly recommend giving it a spin. clggbet

  2. Been testing the live dealer rooms all week and the video feed stays crystal clear no matter the time. My payout landed in my e wallet before dinner and the whole experience felt completely transparent. Highly recommend giving it a spin. clggbet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *