TMMD ke-129,Bangun Negeri Mulai dari Desa!

Surabaya,baranitapost.com– TMMD ke-129 siap bergerak nyata, Danrem Bhaskara Jaya memastikan kesiapan penuh membangun Desa Sampang sebagai lokasi utama kegiatan tahun ini.

Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir menghadiri Paparan Kesiapan TMMD ke-129 di Ruang Hening Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan dipimpin langsung Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, dihadiri Kasdam, pejabat utama Kodam, Danrem se-Jawa Timur, Dandim, serta Bupati wilayah sasaran.

TMMD tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”.

Cek Kesiapan Menyeluruh Sebelum Turun Lapangan

TMMD ke-129
Danrem Bhaskara Jaya ikuti paparan kesiapan TMMD ke-129, pembangunan fokus di Desa Sampang. Sinergi TNI dan warga wujudkan Indonesia maju dari akar rumput

Masing-masing Komandan Satgas memaparkan rincian rencana kerja: mulai daftar sasaran pembangunan fisik dan nonfisik, ketersediaan anggaran, dukungan pemerintah daerah, hingga jumlah personel yang akan diterjunkan. Semua disusun agar berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

Brigjen TNI Kohir menegaskan pemaparan ini bukan sekadar prosedur, melainkan langkah krusial untuk menghindari kendala di lapangan.

“Kami pastikan bantuan tidak ada yang terlewat, agar benar-benar menjawab kebutuhan warga desa,” ujarnya.

Danrem Kawal Pembangunan Hingga Tuntas!

Wilayah jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya menunjuk Kabupaten Sampang sebagai pusat pelaksanaan TMMD ke-129.

Nantinya akan dibangun berbagai infrastruktur dasar sekaligus program pendampingan sosial, kesehatan, dan ekonomi warga.

“TMMD bukan hanya proyek fisik. Bertujuan mempercepat pembangunan daerah sekaligus mempererat ikatan erat antara TNI dan rakyat melalui kerja nyata dan gotong royong bersama,” jelas Danrem.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin pengambilan keberhasilan program sangat bergantung pada koordinasi yang rapi antar semua pihak.

Ia meminta seluruh unsur bekerja sama dengan pemerintah daerah dan warga, sehingga hasil pembangunan bertahan lama dan memberi manfaat berkelanjutan.

“Jangan tinggalkan masalah yang belum selesai saat kegiatan berakhir. Pastikan setiap sentuhan pembangunan benar-benar mengubah kualitas hidup warga desa ke arah yang lebih baik,” tegas Pangdam.

Melalui TMMD ke-129, semangat membangun Indonesia tidak lagi dimulai dari pusat, melainkan tumbuh kuat dari setiap desa di pelosok negeri.

Writer: @NitEditor: @Redaksi Baranitapost