PAMEKASAN, baranitapost.com – 160 Warga Madura menjalani operasi katarak gratis dalam program Karya Bakti (Karbak) Skala Besar Bhakti TNI AD untuk Masyarakat Madura. Memasuki hari kedua pelaksanaan di RS Larasati Pamekasan, Rabu (5/8/2026), sebanyak 66 warga berhasil menjalani operasi sehingga total penerima manfaat selama dua hari mencapai 160 orang.
Program ini digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan kesehatan mata secara gratis sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka yang selama ini terkendala biaya maupun akses pelayanan medis.
Kasiter Kasrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Kav Ivan Alfa bersama Kasdim 0826/Pamekasan Mayor Arm Junaidi turun langsung meninjau seluruh proses pelayanan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan setiap tahapan operasi berlangsung aman, tertib, dan sesuai standar medis. Kehadiran jajaran TNI juga menjadi bentuk komitmen bahwa pelayanan kepada masyarakat harus berjalan maksimal tanpa mengurangi aspek keselamatan pasien..
Program sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Denkesyah Surabaya, Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, RS Larasati Pamekasan, Yayasan Lentera Mata Indonesia, Kodim 0826/Pamekasan, serta Poskes Pamekasan. Sinergi tersebut membuktikan bahwa pelayanan kesehatan akan lebih efektif ketika seluruh elemen pemerintah, tenaga medis, dan TNI bekerja bersama demi kepentingan masyarakat.

http://Baca juga 42.210 Pekerja Rentan Sidoarjo Dapat BPJS Ketenagakerjaan
http://Simak juga Tiga Penjual Miras Ilegal Sidoarjo Resmi Divonis Hakim
Pada hari kedua, sebanyak 84 pasien mengikuti pemeriksaan lanjutan. Setelah melalui proses skrining secara menyeluruh, 66 pasien dinyatakan layak menjalani operasi, sedangkan 18 pasien lainnya belum memenuhi syarat medis sehingga tindakan operasi harus ditunda demi keselamatan mereka. Seluruh proses dilakukan secara profesional dengan mengutamakan keamanan pasien.
Secara keseluruhan, capaian program ini menjadi bukti nyata keberhasilan Bhakti TNI AD. Sebanyak 94 pasien menjalani operasi pada hari pertama dan 66 pasien pada hari kedua. Artinya, sebanyak 160 warga Madura kini memiliki kesempatan untuk kembali melihat lebih jelas dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri.
Salah satu kisah mengharukan datang dari keluarga H. Abd. Muis (64). Putranya, Sulaiman (24), mengaku bersyukur karena ayahnya berhasil menjalani operasi tanpa dipungut biaya. Menurutnya, program seperti ini sangat berarti bagi masyarakat kecil yang selama ini kesulitan memperoleh layanan kesehatan mata. Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut agar semakin banyak warga yang terbantu.
Kolonel Kav Ivan Alfa menegaskan bahwa Bhakti TNI AD bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata pengabdian kepada rakyat. Menurutnya, TNI AD tidak hanya menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang langsung dirasakan manfaatnya.
Keberhasilan program ini juga tidak lepas dari dedikasi tenaga kesehatan, pemerintah daerah, rumah sakit, yayasan, dan seluruh unsur TNI.
Fakta Penting Program :
- Total pasien dioperasi 160 orang.
- Hari pertama: 94 pasien.
- Hari kedua: 66 pasien.
- Pemeriksaan hari kedua: 84 pasien.
- Belum memenuhi syarat operasi: 18 pasien.
- Lokasi: RS Larasati Pamekasan.
- Program: Karya Bakti Skala Besar Bhakti TNI AD untuk Masyarakat Madura.
Seluruh pasien dijadwalkan menjalani kontrol kesehatan pada Kamis (6/8/2026) sebagai bagian dari proses pemulihan pascaoperasi. Tahapan ini penting untuk memastikan hasil tindakan berjalan optimal.
Program Bhakti TNI AD tersebut tidak hanya mengembalikan penglihatan para pasien, tetapi juga menghidupkan kembali harapan, semangat, dan kualitas hidup masyarakat Madura. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. (Tim)













https://shorturl.fm/LXr3q