Batalyon Teritorial Pembangunan Gresik Siap Perkuat Ketahanan Pangan

Gresik,baranitapost.com – Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) 541/Ksatria Joko Samudro terus dipersiapkan menjadi satuan yang tidak hanya berfungsi menjaga pertahanan negara, tetapi juga hadir sebagai penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, meninjau langsung kesiapan YTP 541 di Desa Wotan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Rabu (8/7/2026), guna memastikan seluruh sarana, prasarana, dan dukungan wilayah siap mendukung operasional satuan secara maksimal.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam mewujudkan Batalyon Teritorial Pembangunan yang mampu menjawab tantangan pembangunan wilayah sekaligus memperkuat ketahanan nasional mulai dari tingkat desa.

Selain memastikan kesiapan pangkalan, Danrem juga mengecek fasilitas pendukung prajurit hingga kesiapan wilayah binaan yang akan menjadi pusat pelaksanaan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Konsep Batalyon Teritorial Pembangunan merupakan inovasi TNI AD yang mengintegrasikan fungsi pertahanan dengan pembangunan.

Kehadiran satuan ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam mempercepat pembangunan desa, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program produktif.

Batalyon Teritorial Pembangunan
Danrem 084/Bhaskara Jaya meninjau YTP 541 Gresik untuk memastikan kesiapan batalyon mendukung ketahanan pangan, pembangunan desa, dan kesejahteraan rakyat

Brigjen TNI Kohir menegaskan bahwa keberadaan YTP 541/Ksatria Joko Samudro memiliki peran strategis dalam memperkuat pembinaan teritorial dan membangun kedekatan antara TNI dengan masyarakat.

“Keberadaan batalyon ini diharapkan mampu memperkuat pembinaan teritorial, meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjadi salah satu penggerak dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan pembangunan wilayah terpadu,” tegas Brigjen TNI Kohir.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya ditentukan oleh kekuatan pertahanan, tetapi juga oleh kemampuan seluruh elemen bangsa dalam membangun desa sebagai fondasi utama ketahanan nasional.

Karena itu, YTP diharapkan mampu menjadi motor penggerak berbagai program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Danrem meninjau sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari infrastruktur pangkalan, sarana latihan, hingga kesiapan personel yang akan bertugas menjalankan fungsi pembinaan teritorial.

Seluruh aspek tersebut dinilai penting agar pelaksanaan tugas YTP dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

PKB Sidoarjo Bidik 18 Kursi DPRD 2029

Kedatangan Brigjen TNI Kohir disambut Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha, S.Sos., bersama Komandan Batalyon YTP 541/Ksatria Joko Samudro Mayor Inf. Fatkur Greha.

Pertemuan berlangsung hangat dengan pembahasan mengenai kesiapan satuan serta sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah.

Melalui Batalyon Teritorial Pembangunan, TNI AD juga mendorong pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan pengelolaan potensi desa secara terpadu.

Program tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah binaan.

Keberadaan YTP 541/Ksatria Joko Samudro di Kabupaten Gresik menjadi bukti bahwa peran TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga aktif mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat kehadiran batalyon benar-benar dirasakan hingga tingkat desa.

Writer: @NitEditor: @Redaksi Baranitapost