situs slot gacorSlot GacorSlot Gacor 2026slot gacorslot gacorslot gacor malam inislot gacor 2026Duniabet303https://chandmani-ider.com/https://collegesinfo.org/blogs

Kades Randupitu Gelar Doa Bersama Kamis Pon untuk Kemajuan Desa

PASURUAN, baranitapost.com -Kades Randupitu Gelar Doa Bersama Kamis Pon menjadi agenda rutin Pemerintah Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, sebagai ikhtiar batiniah untuk memohon keberkahan, menjaga kondusivitas wilayah, serta mendukung kemajuan desa.

Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung pada Kamis Pon, 8 Oktober 2026, di Musholla Al Muhajirin, kawasan Kantor Desa Randupitu. Acara diikuti oleh perangkat desa dan sejumlah peserta, termasuk awak media baranitaPost.com

Kepala Desa Randupitu, Mochamad Fuad, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin bulanan yang dilaksanakan setiap Kamis Pon. Selain menjadi sarana berdoa, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan nilai-nilai keimanan bagi perangkat desa.

Fuad menyampaikan bahwa salah satu rangkaian utama kegiatan tersebut adalah mengirim doa untuk para leluhur dan orang tua yang telah meninggal dunia. Para peserta juga memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Desa Randupitu senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, serta dijauhkan dari berbagai cobaan dan ujian.

Kades Randupitu Mochamad Fuad menggelar doa bersama Kamis Pon di Musholla Al Muhajirin sebagai sarana silaturahmi dan ikhtiar batiniah untuk kemajuan desa.

 Baca juga :

Mediasi Sengketa Tanah Rejoso Lor Buntu, Penggugat Siap Bongkar Bukti

Menurutnya, doa bersama tersebut menjadi bagian dari ikhtiar batiniah dalam menjalankan amanah pemerintahan desa. Ia berharap melalui doa dan usaha yang dilakukan secara beriringan, pemerintah desa dapat memperoleh petunjuk untuk menentukan langkah terbaik bagi kemajuan masyarakat Randupitu.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan setiap Kamis Pon. Materinya meliputi kirim doa kepada leluhur dan orang tua yang sudah tiada, serta bermunajat kepada Allah SWT demi kondusivitas wilayah Desa Randupitu,” ungkap Fuad.

Ia juga berharap Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan petunjuk dalam menghadapi berbagai persoalan serta mendukung pelaksanaan program pembangunan desa.

Fuad menjelaskan, program keagamaan Kamis Pon tidak hanya berfokus pada doa bersama. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, belajar bersama, dan meningkatkan kualitas keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menyebut prinsip Nebar Katrisnan, yang dimaknai sebagai upaya saling mengingatkan dalam kebaikan, sebagai salah satu nilai yang ingin terus ditanamkan melalui kegiatan tersebut.

Kades Randupitu Mochamad Fuad menggelar doa bersama Kamis Pon di Musholla Al Muhajirin sebagai sarana silaturahmi dan ikhtiar batiniah untuk kemajuan desa.

Menurutnya, manusia perlu menyadari keterbatasan diri dan senantiasa melakukan introspeksi. Kesadaran tersebut diharapkan dapat mendorong setiap individu untuk menjalankan tanggung jawab dengan rendah hati, menjaga kebersamaan, serta mengutamakan kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam menjalankan amanah sebagai kepala desa, Fuad menilai bahwa perencanaan program dan kerja nyata perlu berjalan beriringan dengan doa. Ikhtiar lahiriah dilakukan melalui pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan, sedangkan ikhtiar batiniah diwujudkan melalui kegiatan keagamaan.

Ia juga mengacu pada Al-Qur’an Surah Adz-Dzariyat ayat 56 yang menjelaskan bahwa jin dan manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah SWT. Sementara itu, Surah Ghafir ayat 60 menjadi pengingat tentang pentingnya berdoa dan memohon pertolongan kepada-Nya.

“Dalam menjalankan amanah jabatan dan melaksanakan tata kelola pemerintahan desa, kami tidak hanya melakukan ikhtiar lahiriah, tetapi juga harus dibarengi dengan upaya batiniah. Sebagai pribadi mukmin, kami meyakini pentingnya doa dalam setiap langkah kehidupan,” pungkasnya.

Melalui agenda rutin Kamis Pon, Pemerintah Desa Randupitu berharap nilai keagamaan, kebersamaan, dan semangat saling mengingatkan dalam kebaikan dapat terus terpelihara, seiring dengan upaya menjalankan pemerintahan dan pembangunan desa.(Firman/red)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *