Inkanas Polres Pasuruan Sabet 6 Medali Kapolda Cup

Pasuruan,baranitapost.com– Inkanas Polres Pasuruan mencetak prestasi membanggakan dengan menyabet enam medali dalam Kejuaraan Karate Piala Kapolda Jawa Timur 2026 yang berlangsung di Surabaya, Sabtu (28/3/2026). Capaian ini menegaskan kualitas pembinaan atlet muda binaan kepolisian di tengah persaingan ketat tingkat provinsi.

Kontingen Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Polres Pasuruan meraih total 1 medali emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Ajang bergengsi ini diikuti hampir 800 peserta dari jajaran Polres dan kabupaten/kota se-Jawa Timur, menjadikannya salah satu kompetisi karate paling kompetitif tahun ini.

Prestasi tersebut tidak diraih secara instan. Para atlet menunjukkan disiplin tinggi selama masa persiapan, termasuk saat menjalani latihan di bulan Ramadan. Mereka tetap konsisten menjaga performa fisik dan mental demi hasil maksimal di arena pertandingan.

Inkanas Polres Pasuruan
Kontingen Inkanas Polres Pasuruan raih 6 medali di Kejuaraan Karate Kapolda Jatim Cup 2026. Bukti pembinaan disiplin dan mental juara atlet muda

Konsistensi Latihan Berbuah Prestasi
Medali emas disumbangkan oleh Vero yang tampil dominan di kelasnya. Sementara tiga medali perak diraih oleh Hana, Yuda, dan Mutiara. Dua medali perunggu masing-masing dipersembahkan oleh Lintang dan Elsa.

Seluruh atlet merupakan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan yang tergabung dalam program pembinaan Inkanas Polres Pasuruan.

Pembina Inkanas Polres Pasuruan, Joko Suseno, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras yang terukur. Ia menyebut latihan intensif dilakukan hampir satu bulan penuh, bahkan sejak awal Ramadan.

“Latihan kami tidak berhenti meski dalam kondisi puasa. Justru di situ mental anak-anak terbentuk. Mereka belajar disiplin, fokus, dan bertahan dalam tekanan,” ujarnya.

Residivis Kotak Amal Kalidawir Tanggulangin Dibekuk, Uang Rp1,4 Juta Disita

Ia mengakui tim sempat menargetkan dua medali emas di kelas kadet dan tiga perak di kelas pemula. Meski target emas belum sepenuhnya tercapai, ia tetap mengapresiasi performa para atlet yang dinilai sudah menunjukkan peningkatan signifikan.

Persaingan Ketat Uji Mental Atlet
Salah satu atlet peraih medali, Lintang, mengungkapkan bahwa persaingan berlangsung sangat ketat.

Ia harus menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah di Jawa Timur yang memiliki kemampuan teknik dan pengalaman bertanding yang mumpuni.

“Pertandingannya sangat menantang. Saya berusaha tetap tenang dan fokus pada teknik. Alhamdulillah bisa menyumbang medali untuk tim,” katanya.

Ketua pelatih, Chandra, menilai kejuaraan ini menjadi ajang penting untuk menguji mental tanding atlet. Menurutnya, pengalaman menghadapi tekanan kompetisi akan menjadi bekal berharga untuk jenjang yang lebih tinggi.

“Ini bukan sekadar soal medali. Ini proses pembentukan karakter dan mental juara. Anak-anak sudah menunjukkan progres yang sangat baik,” tegasnya.

Target Naik Level ke Ajang Nasional
Chandra menambahkan, hasil ini menjadi pijakan awal untuk menatap kompetisi yang lebih besar, termasuk level nasional seperti Piala Kapolri.

Ia berharap para atlet terus meningkatkan kemampuan teknik, stamina, serta mental bertanding.

Dukungan dari berbagai pihak, baik institusi maupun masyarakat, dinilai sangat penting untuk menjaga keberlanjutan pembinaan atlet. Program latihan yang terstruktur dan berkesinambungan diyakini mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi dari Kabupaten Pasuruan.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Polres Pasuruan, tetapi juga memberi dampak positif bagi perkembangan olahraga karate di daerah.

Semangat juang para atlet muda menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi.

“Ini awal dari perjalanan panjang. Kami optimistis anak-anak ini bisa bersaing di level nasional bahkan internasional jika pembinaan terus diperkuat,” pungkas Chandra.

Writer: @NitEditor: REDAKSI