Dukungan Psikologis Polisi Pasuruan Saat Operasi Ketupat

Dukungan psikologis polisi Pasuruan menjadi fokus utama dalam menjaga kesiapan personel selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Kegiatan ini digelar oleh jajaran Polres Pasuruan di Pos Pengamanan (Pos Pam) Arteri Gempol pada Sabtu malam (21/3/2026), sebagai langkah konkret memastikan kondisi mental anggota tetap stabil di tengah tekanan tugas pengamanan arus mudik Lebaran.

Program ini menyasar langsung personel yang tengah bertugas di lapangan. Bagian SDM Polres Pasuruan menghadirkan layanan pendampingan psikologis guna membantu anggota mengelola stres, meningkatkan motivasi kerja, serta menjaga fokus saat menghadapi situasi dinamis yang berpotensi terjadi selama operasi berlangsung.

Dukungan Psikologis Polisi
Dukungan psikologis polisi Pasuruan selama Operasi Ketupat 2026 tingkatkan mental, motivasi, dan kesiapan personel di Pos Pam Arteri Gempol.

Kabag SDM Polres Pasuruan, AKP Dante Anan Irawanto, menegaskan bahwa dukungan psikologis menjadi elemen krusial dalam menunjang performa personel. Ia menyebut tekanan kerja selama Operasi Ketupat tidak hanya menuntut kesiapan fisik, tetapi juga kekuatan mental yang stabil dan terkontrol.

“Kami hadir untuk memastikan anggota tetap sehat secara mental, termotivasi, dan siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” ujar Dante.

Dalam pelaksanaannya, tim konselor internal memberikan sesi motivasi, edukasi manajemen stres, serta penguatan mental kepada anggota. Selain itu, personel juga diingatkan pentingnya menjaga kekompakan antarinstansi serta mengatur waktu istirahat secara efektif agar tidak mengalami kelelahan berlebih.

Tak hanya fokus pada mental, kegiatan ini juga dilengkapi dengan latihan peregangan ringan (stretching) untuk menjaga kebugaran fisik. Langkah ini dinilai efektif dalam mengurangi ketegangan otot akibat aktivitas panjang selama pengamanan.

Hasilnya, para personel menunjukkan respons positif. Mereka mengaku merasa lebih segar, percaya diri, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan situasi, termasuk potensi konflik di lapangan yang membutuhkan ketenangan serta pengambilan keputusan cepat.

Menurut Dante, kegiatan ini akan terus didorong menjadi program rutin, terutama saat intensitas tugas meningkat seperti pada masa mudik Lebaran. Ia menilai keberlanjutan program ini penting untuk menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, memberikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa kesiapan mental dan fisik personel merupakan kunci utama keberhasilan pengamanan.

“Langkah ini sangat penting agar anggota tetap prima dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama Operasi Ketupat,” tegasnya.

Dengan adanya dukungan psikologis ini, Polres Pasuruan memastikan bahwa seluruh personel tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga tangguh secara mental dalam menjalankan tugas negara, demi terciptanya situasi mudik yang aman dan kondusif.

Writer: NitaEditor: REDAKSI