Sidoarjo, baranitapost.com — Kecelakaan truk Bypass Krian kembali menyita perhatian pengguna jalan setelah dua kendaraan angkutan barang bertabrakan keras di titik putar balik U-turn Watugolong Timur, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Senin (9/3/2026).
Insiden lalu lintas di jalur padat penghubung Surabaya–Mojokerto tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa kecelakaan truk di Bypass Krian itu terjadi sekitar pagi hari ketika arus kendaraan cukup ramai. Benturan melibatkan sebuah truk Fuso jenis Hino Super Ranger dengan truk colt diesel jenis Hino Dutro yang sama-sama melaju dari arah Surabaya menuju Mojokerto.
Menurut informasi kepolisian, kecelakaan terjadi ketika truk Fuso melaju dari arah timur ke barat di jalur utama Bypass Krian. Saat tiba di lokasi Putar Balik Watugolong Timur, sopir truk mencoba memutar arah untuk kembali menuju jalur sebaliknya.
Namun pada saat yang hampir bersamaan, dari arah yang sama melaju truk colt diesel dengan jarak yang sudah terlalu dekat. Kondisi tersebut membuat pengemudi truk tidak memiliki cukup ruang untuk menghindari tabrakan.
Polresta Malang Kota Siaga Mudik, Keluar Tol Diawasi
Benturan keras pun tak terelakkan.
Dua kendaraan berat itu saling bertabrakan di titik putar balik yang diketahui cukup padat kendaraan. Suara benturan keras sempat mengejutkan warga sekitar serta pengendara yang melintas di jalur tersebut.
Kanit Lalu Polsek Krian, AKP Indra Arliansyah, menjelaskan bahwa lokasi U-turn Watugolong Timur memang sering dipadati kendaraan, terutama truk logistik yang melintas di jalur utama penghubung kawasan industri Surabaya dan Mojokerto.
“Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan antara kedua kendaraan tidak dapat dihindari,” ujar AKP Indra saat memberikan keterangan kepada wartawan di lokasi kejadian.
Pelantikan AWOS Sidoarjo Picu Harapan Baru Jurnalis Siber
Akibat kecelakaan truk di Bypass Krian tersebut, tiga orang mengalami luka-luka dengan kondisi bervariasi. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung memberikan bantuan awal sebelum petugas polisi dan tim medis tiba di lokasi.
Petugas kemudian mengevakuasi para korban dan membawa mereka ke RSU Anwar Medika Krian untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Total ada tiga korban dalam kejadian ini. Seluruh korban sudah kami bawa ke RSU Anwar Medika untuk mendapatkan perawatan,” tambah AKP Indra.
Selain mengevakuasi korban, petugas dari Polsek Krian juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi memeriksa posisi kendaraan, jejak pengereman, serta kondisi jalan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan segera dipindahkan dari badan jalan menggunakan kendaraan derek agar tidak menghambat arus lalu melintasi jalur strategi tersebut.
Kecelakaan ini sempat membuat arus lalu lintas di Bypass Krian mengalami perlambatan yang cukup panjang. Banyak pengendara memperlambat laju kendaraan karena penasaran melihat kondisi dua truk yang ringsek di bagian depan.
Untuk mengurai kemacetan, polisi langsung melakukan pengaturan arus kendaraan dan membelokkan sebagian jalur sementara waktu hingga proses evakuasi selesai.
Setelah kendaraan berhasil dipindahkan dan situasi dinyatakan aman, arus lalu lintas di jalur Bypass Krian kembali stabil normal.
Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya pengemudi kendaraan berat, agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur Bypass Krian, terutama di titik putaran balik yang rawan kecelakaan seperti U-turn Watugolong Timur.
Pasalnya, jalur tersebut dikenal sebagai salah satu titik lalu lintas padat yang sering dilalui kendaraan logistik dengan kecepatan tinggi. Tanpa kewaspadaan ekstra, potensi kecelakaan lalu lintas bisa terjadi kembali dan menimbulkan korban. (nit@kbar)






