TMMD Gresik Tuntas, TNI Bangun Desa dan RTLH

Gresik,baranitapost.com—Program TMMD Gresik Tuntas resmi ditutup setelah berjalan selama 30 hari di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Kamis (21/5/2026).

Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 dipimpin langsung oleh Kohir selaku Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya.

Kegiatan ini menjadi bukti sinergi TNI bersama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa, memperbaiki rumah warga, hingga membantu kebutuhan air bersih masyarakat.

Upacara penutupan berlangsung khidmat di Lapangan Desa Slempit dan dihadiri jajaran Pejabat Utama Korem 084/Bhaskara Jaya, Forkopimda Kabupaten Gresik, kepala dinas, hingga organisasi perangkat daerah (OPD).

Penutupan tersebut menandai berakhirnya seluruh rangkaian pembangunan fisik dan nonfisik yang menjadi sasaran utama TMMD Ke-128.

Pembangunan Desa Gresik
TMMD Ke-128 di Gresik resmi ditutup, TNI bangun RTLH, sumur bor, dan gelar bakti sosial untuk warga Desa Slempit.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, program ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah pembangunan instalasi pompa air dan sumur bor di lima titik wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.

Selain itu, Satgas TMMD juga merehabilitasi enam unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga kurang mampu.

Program tersebut disambut antusias masyarakat karena dinilai membantu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga di pedesaan.

Tak hanya pembangunan fisik, TMMD Ke-128 juga menjalankan program penghijauan melalui penanaman pohon serta kegiatan pembersihan fasilitas umum dan fasilitas sosial.

Langkah tersebut menjadi bagian dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.

http://Baca juga https://baranitapost.com/kormi-sidoarjo-dorong-budaya-hidup-sehat/

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Kohir menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat setelah program TMMD selesai dilaksanakan.

“Pertama, pertahankan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan TNI-Rakyat dengan selalu hadir membantu menyelesaikan masalah dan kesulitan rakyat,” ujar Brigjen TNI Kohir.

Ia juga meminta seluruh masyarakat menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dikerjakan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Kedua, pelihara hasil program TMMD Ke-128 ini agar manfaatnya dapat dinikmati masyarakat dalam kurun waktu yang panjang,” lanjutnya.

Danrem 084/Bhaskara Jaya itu turut memberikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas TMMD yang telah bekerja maksimal selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Pembangunan Desa Gresik
TMMD Ke-128 di Gresik resmi ditutup, TNI bangun RTLH, sumur bor, dan gelar bakti sosial untuk warga Desa Slempit.

“Kepada para Prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras kalian selama pelaksanaan TMMD,” tegasnya.

Prosesi penutupan ditandai dengan penandatanganan berita acara hasil pelaksanaan TMMD dan penyerahan hasil pembangunan secara simbolis kepada pemerintah daerah.

Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial berupa pengobatan gratis, pasar murah, dan pembagian sembako kepada warga kurang mampu.

Program TMMD Ke-128 di Kabupaten Gresik menjadi gambaran nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.

Kehadiran program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan nasional.

Writer: @NitEditor: @Redaksi Baranitapost