Gresik, baranitapost.com – Rumah nyaris roboh di Dusun Lingsir, Desa Slimpit, Kecamatan Kedamean, Gresik, Ibu Sri Cendani (55) akhirnya bisa bernapas lega setelah rumahnya yang nyaris roboh dibangun ulang melalui program TMMD ke-128, Selasa (05/05/2026).
Selama bertahun-tahun, Sri hidup dalam ketakutan setiap kali hujan datang. Atap rumah bocor, tiang lapuk, dan ancaman roboh menjadi bayang-bayang yang tak pernah hilang.
Kondisi itu semakin buruk sejak ia menjadi janda lima tahun lalu. Bersama tiga anaknya, ia bertahan dengan membantu usaha servis elektronik milik anak sulungnya.
“Kalau hujan angin, saya takut rumah ini roboh,” ungkap Sri dengan mata berkaca-kaca saat ditemui tim media.

Perubahan besar datang saat program TMMD mulai menyentuh desanya. Rumah yang dulunya rapuh kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang layak.
Klinik Eksekutif RSUD Bangil Resmi Dibuka, Layanan Cepat Tanpa Antre
Sri tak mampu menyembunyikan rasa syukur. Dengan suara pelan, ia mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah membantu keluar dari ketakutan yang panjang.
Bagi Sri, rumah bukan sekadar bangunan. Ini adalah simbol harapan baru setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan.
Program TMMD ke-128 Gresik sendiri menjadi bukti nyata peran TNI dalam membantu masyarakat, khususnya warga kurang mampu di daerah
Dampak nyata TMMD :
- Rumah tidak layak huni menjadi layak
- Mengurangi risiko bencana bagi warga
- Meningkatkan kualitas hidup keluarga miskin
Kini, Sri bisa tidur lebih tenang. Ketakutan berubahnya harapan baru untuk masa depan yang lebih baik. (@nit)






