Puting Beliung Sidoarjo, Bupati Gerak Cepat Bantu Korban

Sidoarjo, baranitapost.com — Puting beliung Sidoarjo menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Sidoarjo pada Senin, 2 Maret 2026, dan merusak puluhan bangunan rumah serta fasilitas umum. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo langsung bergerak cepat. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, turun ke lokasi terdampak di Desa Pranti, Kecamatan Sedati, Selasa (3/3/2026), untuk memastikan penanganan berjalan konkret dan terukur.

Angin kencang merobohkan atap rumah warga, merusak dinding, serta memporak-porandakan beberapa sarana publik. Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo mencatat sedikitnya 15 titik kerusakan serius di wilayah Kecamatan Sedati. Petugas masih melakukan pendataan lanjutan untuk memverifikasi tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak warga.

Bupati Subandi meninjau langsung rumah milik Sani, salah satu warga yang terdampak cukup parah. Bagian atap rumahnya terlepas akibat terjangan angin. Subandi berdialog dengan keluarga korban dan memerintahkan jajaran terkait agar mempercepat perbaikan.
“Perbaikan harus segera kita lakukan, terutama di bagian atap yang rusak parah. Kita ingin memastikan warga bisa menjalani Ramadan dan menyambut Lebaran dengan nyaman dan aman,” tegas Subandi di sela peninjauan.

Puting Beliung Sidoarjo,
Puting beliung Sidoarjo rusak 15 titik di Sedati. Bupati Subandi turun langsung, percepat perbaikan rumah dan beri beasiswa anak korban jelang Lebaran 2026.

Perbaikan Dikebut Jelang Lebaran
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengerahkan Dinas Sosial, BPBD, dan Baznas Kabupaten Sidoarjo untuk mempercepat penanganan. Tim teknis mulai menghitung kebutuhan material dan estimasi biaya perbaikan agar rumah warga segera kembali layak huni. Fokus utama berada pada perbaikan atap, struktur bangunan yang rawan, serta pembersihan puing.

Langkah cepat ini diambil mengingat waktu kejadian berdekatan dengan bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026. Pemerintah daerah menilai stabilitas tempat tinggal menjadi prioritas agar warga tetap merasa aman di tengah proses pemulihan pascabencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariano, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan assessment lapangan. “Kami terus berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait agar proses perbaikan dapat dilakukan bertahap dan tepat sasaran,” jelasnya.

Selain perbaikan fisik, tim juga memetakan potensi kerawanan cuaca ekstrem susulan. BPBD mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika menemukan kerusakan tambahan.

http://Baca juga TPST Desa Gede Mandiri, Serap Tenaga Lokal

Beasiswa untuk Anak Korban
Tak hanya fokus pada bangunan, Bupati Subandi juga memberi perhatian pada aspek sosial keluarga korban. Ia memastikan pemerintah daerah akan membantu beasiswa pendidikan bagi anak Sani agar dapat melanjutkan kuliah.

“Kita ingin musibah ini tidak mematahkan semangat anak-anak untuk terus sekolah. Pemerintah hadir untuk memastikan pendidikan mereka tetap berlanjut,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perlindungan sosial pascabencana. Pemerintah daerah menilai dampak bencana tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga berpotensi mengganggu masa depan pendidikan anak-anak terdampak.

Sani mengaku bersyukur atas perhatian tersebut. “Saya berterima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah membantu renovasi rumah dan memberi beasiswa untuk anak saya. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan pemantauan terus dilakukan di seluruh titik terdampak. Sinergi lintas instansi diperkuat agar proses pemulihan berjalan cepat, transparan, dan tepat sasaran. Respons cepat ini diharapkan tidak hanya memulihkan bangunan yang rusak, tetapi juga menguatkan rasa aman dan solidaritas sosial masyarakat Sidoarjo di tengah ujian bencana. (Nit@kbar)

Kata kunci: puting beliung Sidoarjo, Bupati Sidoarjo, BPBD Sidoarjo, Desa Pranti, bantuan korban angin kencang.
Meta deskripsi: Puting beliung Sidoarjo rusak 15 titik di Sedati. Bupati Subandi turun langsung, percepat perbaikan rumah dan beri beasiswa anak korban jelang Lebaran 2026.