Sidoarjo,baranitapost.com—Jembatan Perintis Garuda di Sidoarjo mulai diwujudkan sebagai solusi akses warga yang selama ini terhambat oleh kondisi sungai Plumbungan.
Sabtu (25/04/2026), Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir bersama Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau langsung lokasi rencana pembangunan jembatan yang akan berdiri sepanjang sekitar 20 meter dengan lebar kurang lebih 2 meter tersebut.
Pembangunan jembatan ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses antarwilayah.
Sungai Plumbungan yang selama ini menjadi penghalang mobilitas warga, nantinya akan dihubungkan melalui Jembatan Perintis Garuda yang diharapkan mampu mempercepat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan sosial masyarakat sekitar.
Brigjen TNI Kohir menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur penghubung.

“Kita patut berterima kasih kepada Presiden Prabowo, dengan program Jembatan Perintis Garuda ini,” kata Brigjen TNI Kohir saat meninjau lokasi.
Menurutnya, pembangunan jembatan bukan hanya soal fisik semata, tetapi juga tentang membuka peluang hidup yang lebih baik bagi masyarakat.
Infrastruktur yang memadai akan menjadi pondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
Bupati Sidoarjo H. Subandi juga menyampaikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan tersebut.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci agar proyek ini dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Pak Danrem baru datang dua minggu. Bupati support, Danrem support dan Dandim support. Doakan biar semua lancar ya bapak-bapak ibu-ibu,” ujar Subandi di hadapan warga.
Bupati Sidoarjo Kecewa Pesanan Topi UMKM Lokal Terabaikan
Dalam kunjungan itu, Danrem bersama Bupati juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga sekitar.
Meski sederhana, bantuan tersebut menjadi simbol kepedulian sekaligus penguat semangat masyarakat yang selama ini menanti perubahan nyata di lingkungan mereka.
Suasana haru pun terlihat saat sejumlah warga menerima bantuan.
Salah satunya Tina, seorang ibu paruh baya yang mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah dan TNI kepada masyarakat setempat.
“Kami hanya ingin hidup lebih mudah dan hari ini, harapan itu terasa lebih dekat,” ujar Tina sambil menahan haru.

Bagi warga sekitar, kehadiran Brigjen TNI Kohir dan Bupati Sidoarjo bukan sekadar kunjungan seremonial. Mereka melihatnya sebagai bukti bahwa aspirasi masyarakat kecil benar-benar didengar dan diperjuangkan.
Jembatan Perintis Garuda nantinya diharapkan menjadi jalan baru bagi kehidupan warga.
Tidak hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga membuka peluang usaha, mempercepat distribusi hasil ekonomi warga, serta memberikan rasa aman dan nyaman dalam beraktivitas sehari-hari.
Keberadaan jembatan ini juga diproyeksikan mampu mendukung pertumbuhan wilayah sekitar dan menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi simbol bahwa infrastruktur bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan investasi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Ketika akses terbuka, harapan pun ikut tumbuh, dan warga Sidoarjo kini menanti hadirnya perubahan nyata di depan mata.






