Sidoarjo, baranitapost.com – Flyover Gedangan di kebut pembiayaan lahan mencapai Rp400 miliar menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mempercepat pembangunan jembatan layang di Kecamatan Gedangan. Bupati Subandi memastikan 122 bidang tanah telah dipetakan, sementara pemerintah mengebut penyelesaian administrasi 16 bidang tersisa agar proses penilaian dapat dimulai pada Agustus 2026.
Langkah percepatan dilakukan dengan membentuk Tim Pengadaan Tanah yang bekerja bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN), tim penilai, serta konsultan hukum. Pemerintah juga memastikan seluruh tahapan administrasi berjalan paralel sehingga tidak menghambat pembangunan fisik.
Pemkab Sidoarjo telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 miliar melalui APBD 2026. Tambahan Rp200 miliar kembali disiapkan pada APBD 2027 sehingga total dana Rp400 miliar tersedia khusus untuk pembayaran ganti rugi lahan warga proyek terdampak.
Menurut Bupati Subandi, proses pengumpulan dokumen kepemilikan tanah, pengukuran lapangan, hingga verifikasi data terus dilakukan secara bersamaan. Pemerintah menargetkan penilaian dimulai tepat waktu sehingga pembebasan lahan selesai tahun ini.

Satresnarkoba Polres Pasuruan Tangkap 3 Pengedar Sabu Gempol Prigen
http://Simak juga PHK Massal PT Sari Murni Jaya Disorot, FSPMI Gelar Aksi Besar
Kepala DPUBMSDA Sidoarjo Muhammad Makhmud menjelaskan kendala yang tersisa bukan berasal dari penegakan hukum. Hambatan utama adalah administrasi, terutama karena sejumlah pemilik lahan berada di luar daerah sehingga belum dapat ditemui.
Selain itu, terdapat satu bidang tanah dengan 57 ahli waris yang hingga kini masih melengkapi dokumen kesepakatan. Kondisi tersebut membuat proses administrasi memerlukan waktu yang lebih panjang dibandingkan bidang lainnya.
Untuk mempercepat penyelesaian, pemerintah menggandeng perangkat desa melakukan pelacakan alamat pemilik tanah sekaligus membangun komunikasi langsung dengan seluruh ahli waris. Pendekatan tersebut diharapkan mempercepat proses validasi dokumen.
Langkah percepatan yang dilakukan Pemkab Sidoarjo :
– Membentuk Tim Pengadaan Tanah.
– Menyiapkan anggaran Rp400 miliar.
– Mempercepat appraisal Agustus 2026.
– Berkoordinasi dengan BPN, appraisal, dan konsultan hukum.
– Menelusuri pemilik lahan di luar daerah.
Subandi menegaskan penyediaan lahan harus selesai pada tahun 2026 agar pembangunan Flyover Gedangan segera dimulai. Proyek ini diharapkan menjadi solusi mengurangi kemacetan kronis di kawasan Gedangan sekaligus meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo. (@nit)









