Malang, baranitapost.com – Dibangun swadaya warga untuk mengantarkan jenazah bebas macet jalan menuju surga di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Malang, kini menjadi perbincangan hangat setelah terungkap belum masuk aset pemerintah kota. Warga berharap akses vital ini segera diproses pengambilalihan jalan agar bisa dilayani dengan anggaran daerah.
Jalan selebar dua sepeda motor ini dibangun swadaya warga pada 2016–2018. Tujuannya sederhana namun sangat berarti: mempersingkat perjalanan iringan jenazah menuju pemakaman tanpa kemacetan Jalan LA Sucipto.
Tulisan “Jalan Menuju Surga” yang terpampang di mulut gang bukanlah pencitraan yang sensasional. Nama itu lahir dari doa dan kebutuhan nyata warga yang selama bertahun-tahun kesulitan akses pemakaman.
Ketua RW 9 Pandanwangi, Winar Kolili, menegaskan jalan ini sangat krusial. Sebelum ada jalan ini, prosesi pengantar jenazah sering terhambatnya penutupan akses jalan warga lain maupun kemacetan parah.

http://Asal Usul Dusun Keboireng & Misteri Watu Kambang
https://www.facebook.com/profile.php?id=61585819730955
https://www.tiktok.com/@baranitapost.com?_r=1&_t=ZS-97yU29Pq3Zy
“Dibangun supaya warga yang meninggal bisa segera dimakamkan, lebih cepat dan lancar. Nama ini harapan kami saja,” ujar Winar yang sudah menjabat tiga periode.
Sayangnya hingga kini, jalan ini belum tercatat resmi dalam data aset Pemerintah Kota Malang. Akibatnya, anggaran APBD belum bisa digunakan untuk pengaspalan maupun pemasangan lampu penerangan.
Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menjelaskan syarat utama agar jalan bisa diambil alih :
– Status tanah harus jelas dan diserahkan secara resmi ke Pemkot
-
Belum ada penyerahan aset dari warga atau pemilik tanah
-
Proses mirip penyerahan PSU perumahan dengan verifikasi legalitas lahan
“Anggaran daerah tidak bisa dipakai untuk tanah milik pribadi. Harus ada perjanjian pemilik dan sertifikat terlebih dahulu,” tegas Dandung.
Pihaknya siap memproses segera setelah warga mengajukan permohonan resmi. Tim nantinya akan turun memverifikasi batas tanah, legalitas dokumen, dan ukuran jalan sebelum diambil alih sepenuhnya.
Jalan Menuju Surga bukti nyata gotong royong warga Malang demi kemanusiaan. Agar akses ini semakin baik dan terawat, pemilik tanah perlu segera menyepakati penyerahan aset secara hukum. Langkah kecil warga ini akan menjadi jalan yang abadi bagi semua orang. (Tim)






