SIDOARJO, baranitapost.com – Bukan pawai biasa tarian budaya 13 RT menjadi daya tarik utama perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (15/8/2026). Seluruh RT ikut turun ke jalan membawa konsep kreativitas masing-masing, menyusuri rute sekitar satu kilometer sejak pukul 16.00 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB di tengah kepadatan ratusan penonton.
Kegiatan karnaval tersebut menjadikan ruas jalan desa sebagai panggung kreativitas warga. Rombongan dari masing-masing RT tampil dengan karakter berbeda. Tarian tradisional, musik modern, atraksi dan berbagai konsep hiburan berpadu menjadi satu rangkaian yang membuat suasana perayaan kemerdekaan semakin semarak.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore. Penonton berdiri di sepanjang jalur yang dilalui peserta. Sebagian warga bahkan menggunakan telepon seluler untuk merekam penampilan rombongan yang mereka anggap menarik. Kepadatan penonton tersebut menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap kegiatan yang lahir dari lingkungan mereka sendiri.
Kekuatan utama kegiatan bukan hanya jumlah peserta, melainkan keterlibatan langsung warga. Setiap RT mempersiapkan konsep secara mandiri. Warga ikut menentukan tema, menyiapkan perlengkapan dan mengajak anggota lingkungan untuk terlibat. Hasilnya, setiap rombongan memiliki penampilan berbeda tanpa kehilangan semangat persatuan sebagai bagian dari Desa Kalidawir.

Digitalisasi Retribusi Pasar Sidoarjo Tembus 26 Ribu Transaksi
Hari Pramuka ke-65, Mimik Idayana Ajak Generasi Muda Teladani Pahlawa
Perpaduan budaya dan musik modern menjadi salah satu warna yang menonjol. Tarian budaya memberikan sentuhan tradisi, sedangkan musik modern membuat penampilan terasa lebih dekat dengan generasi muda. Perpaduan tersebut menjadi contoh bagaimana perayaan kemerdekaan dapat dikemas mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan unsur kebudayaan.
Kerua BPD Desa Kalidawir Imam Syafii menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menjaga kekompakan. Ia menilai kreativitas warga merupakan bagian penting dari keberhasilan kegiatan. Menurutnya, semangat gotong royong terlihat jelas karena seluruh RT mempersiapkan kegiatan dengan kemampuan masing-masing.
“Alhamdulillah, karnaval bisa terselenggara dengan baik. Semuanya merupakan hasil swadaya dari masing-masing RT dan kreativitas warga. Kami melihat sendiri bagaimana masyarakat bergotong royong menyiapkan penampilan terbaiknya,” ujarnya.
Senada dan seriama Sekretaris Desa Kalidawir Satukan Edendhi turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, pengurus RT, masyarakat dan pihak yang mendukung pelaksanaan acara. Menurutnya, keberhasilan kegiatan merupakan hasil kerja bersama. Perbedaan konsep antar-RT justru membuat rangkaian karnaval semakin berwarna dan memberikan ruang kepada setiap lingkungan untuk menunjukkan kreativitas.
Fakta menarik Karnaval Kemerdekaan Kalidawir :
- Melibatkan seluruh 13 RT di Desa Kalidawir.
- Menempuh rute sekitar 1 kilometer.
- Dimulai sekitar pukul 16.00 WIB.
- Rangkaian kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 22.00 WIB.
- Disaksikan ratusan penonton.
- Menampilkan perpaduan tarian budaya dan musik modern.
- Konsep dan persiapan dilakukan melalui swadaya masyarakat.
Pada akhirnya, Karnaval Kemerdekaan HUT Republik Indonesia yang ke 81 tahun di Desa Kalidawir menunjukkan bahwa semangat HUT RI dapat tumbuh kuat dari lingkungan masyarakat. Ketika 13 RT bersatu membawa kreativitas masing-masing, jalan desa berubah menjadi ruang perjumpaan warga sekaligus panggung budaya. Kemeriahan tersebut menjadi bukti bahwa gotong royong, kreativitas dan rasa cinta terhadap Indonesia masih memiliki tempat kuat di tengah kehidupan masyarakat (Nit)











