SURABAYA, baranitapost.com – KJJT Indonesia merayakan HUT ke-7 dengan menggelar Musyawarah Besar dan Stadium General bertema “Pers, Hukum, dan Keterbukaan Informasi di Masa Depan” di Hotel Sahid Surabaya, 8–9 September 2026. Dihadiri 125 anggota dari berbagai daerah, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus diskusi mendalam tentang tantangan profesi jurnalistik di tengah arus informasi yang semakin cepat dan kompleks.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu, dengan agenda utama Musyawarah Besar pada hari pertama dan Stadium General pada hari kedua. Ketua Pelaksana Arri Pratama menjelaskan, kedua agenda ini dirancang bukan sekadar perayaan ulang tahun, melainkan ruang strategis untuk memperkuat fondasi komunitas sekaligus melihat ke depan
Pemilihan tema “Pers, Hukum, dan Keterbukaan Informasi di Masa Depan” bukan tanpa alasan. Tema ini diangkat untuk menjawab perubahan teknologi informasi yang bergerak sangat cepat, serta dinamika regulasi yang terus berkaitan langsung dengan kerja sehari-hari para jurnalis di seluruh Indonesia
“Perkembangan media berlangsung sangat cepat. Karena itu, jurnalis dan organisasi profesi wajib memiliki ruang untuk membahas tantangan yang muncul sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap aspek hukum dan keterbukaan informasi,” ujar Arri Pratama di sela kegiatan

Stadium General diharapkan menjadi forum terbuka yang memberikan perspektif baru bagi seluruh anggota KJJT Indonesia. Pembahasannya tidak hanya terbatas pada teknik jurnalistik semata, tetapi juga merambah ke hubungan erat antara pers, hukum, dan akses terhadap informasi dalam ekosistem media yang terus berubah
Agenda kegiatan HUT ke-7 KJJT Indonesia secara rinci :
- 8 September 2026 — Musyawarah Besar seluruh anggota
- 9 September 2026 — Stadium General & Diskusi Publik
- Lokasi: Hotel Sahid Surabaya
- Peserta: 125 anggota dari berbagai daerah di Indonesia
Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan kuat dari berbagai mitra strategis. Hal ini membuktikan bahwa isu kebebasan pers dan keterbukaan informasi bukan hanya urusan jurnalis, melainkan kepentingan bersama seluruh elemen masyarakat.
Baca juga
Para mitra yang mendukung pelaksanaan HUT ke-7 KJJT Indonesia antara lain :
- Planet Toys
- Pelindo
- Kantor Hukum Johanes Dipa Widjaja & Partners
- Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak
- Aqua, Petrokimia, KSP Perintis 77
- PT Hari Mandiri Sejahtera & PT Wilmar
Arri Pratama menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Ia menilai dukungan tersebut memiliki peran krusial dalam membantu panitia menyelenggarakan Musyawarah Besar dan Stadium General secara lancar dan bermanfaat bagi seluruh anggota.
Hot new
http://Diduga Menyalahi Aturan Secara Sadar, Beranikah Pemkab Menindak Proyek Sebani
Kehadiran 125 anggota dari berbagai daerah di seluruh Indonesia menjadi kekuatan terbesar dalam perayaan HUT ke-7 ini. Pertemuan langsung tersebut membuka ruang komunikasi antarjurnalis, memungkinkan berbagi pengalaman lapangan, serta memperkuat jejaring organisasi yang selama ini tumbuh di berbagai wilayah Indonesia.
Momentum ini juga menjadi refleksi perjalanan KJJT Indonesia memasuki usia tujuh tahun. Organisasi tidak hanya dituntut menjaga soliditas internal, tetapi juga wajib mampu membaca perubahan lingkungan media yang semakin cepat, dinamis, dan penuh ketidakpastian.
Melalui Musyawarah Besar dan Stadium General, KJJT Indonesia berupaya menjadikan HUT ke-7 sebagai momentum konsolidasi sekaligus titik awal diskusi berkelanjutan mengenai masa depan profesi jurnalistik. Pembahasan seputar pers, hukum, dan keterbukaan informasi menjadi semakin relevan ketika arus informasi bergerak tanpa henti.
Kegiatan dua hari di Surabaya ini diharapkan dapat memperkuat jejaring anggota sekaligus mendorong seluruh jurnalis untuk semakin memahami dan menjawab tantangan pers di masa depan. Bersambung (Anita)
























