Kota Malang Sabet Gold Award Ekosistem Halal Nasional 2026

Malang kota,baranitapost.com— Kota Malang meraih Gold Award kategori Halal Ecosystem & Perspective 2026 serta Bronze Award Halal Innovation dalam ajang Indonesia Halal Ecosystem Summit & UB Halal Metric Awards 2026 di Universitas Brawijaya, Selasa (5/5/2026)

berkat penguatan ekosistem halal Kota Malang 2026 yang tindakan Pemerintah Kota Malang di bawah kepemimpinan Wali Kota Wahyu Hidayat bersama berbagai pihak.

Penghargaan ini menjadi sorotan nasional karena menunjukkan percepatan transformasi ekonomi berbasis halal di daerah. Pemerintah Kota Malang dinilai berhasil membangun sinergi antara pelaku UMKM, lembaga sertifikasi, dan perguruan tinggi.

Strategi UMKM dan Sertifikasi Gratis Jadi Kunci

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menegaskan bahwa pencapaian ini lahir dari kerja panjang sosialisasi dan pendampingan UMKM.

meraih penghargaan halal Indonesia 2026
Kota Malang raih Gold Award ekosistem halal 2026 berkat penguatan UMKM, sertifikasi halal gratis, dan kolaborasi nasional menuju ekonomi global.

Ia menyebut ekosistem halal Kota Malang 2026 diperkuat melalui fasilitas sertifikasi gratis.

“Ini hasil dari sosialisasi halal yang kami lakukan. Kami juga melakukan pendampingan PKL, kerja sama lembaga dengan penjamin halal, dan sertifikasi gratis,” ujarnya.

Program tersebut melibatkan Halal Center Bahrul Maghfiroh untuk membantu pelaku usaha kecil agar mampu bersaing di pasar halal nasional.

BPJPH: Halal Kini Jadi Standar Global

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa halal kini bukan hanya kebutuhan umat Islam, tetapi standar global.

“Halal sekarang untuk semua. Ada transparansi, penelusuran, dan kepercayaan. Ini menjadi kepuasan pelanggan dunia,” tegasnya.

Ia juga menyebut Indonesia berpotensi menjadi pusat ekosistem halal Kota Malang 2026 dan nasional pada 2027 melalui regulasi, kolaborasi lintas kementerian, dan digitalisasi berbasis AI.

Misteri Mayat Mengapung di Perairan Mlaten Nguling Pasuruan

Akademisi Tekankan Strategi Ekonomi Global

Wakil Rektor Universitas Brawijaya, Imam Santoso, menilai halal kini menjadi strategi ekonomi global, bukan sekedar administratif.

“Ekosistem halal adalah strategi penting dalam perekonomian dunia. UB Halal Metric hadir untuk mengukur dan mengapresiasi implementasinya,” jelasnya.

Writer: @NitEditor: @Redaksi Baranitapost