CFD Sidoarjo Ramai, Layanan Publik dan UMKM Meledak

Sidoarjo,baranitapost.com-– CFD Sidoarjo Ramai, ribuan warga menyerbu Car Free Day (CFD) di Sidoarjo, Minggu (12/4). Antusiasme masyarakat melonjak tajam usai libur Ramadhan, memadati sepanjang Jalan A. Yani sejak pagi.

Aktivitas olahraga, wisata keluarga, hingga berburu kuliner UMKM bercampur dalam satu ruang publik tanpa kendaraan bermotor.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo langsung memanfaatkan momentum ini untuk mengoptimalkan layanan publik berbasis jemput bola.

Sejumlah instansi turun langsung memberikan pelayanan cepat, praktis, dan gratis di tengah keramaian CFD. Layanan tersebut meliputi pembayaran pajak daerah, konsultasi perizinan usaha, layanan kesehatan, hingga administrasi kepolisian.

CFD Sidoarjo Ramai,
CFD Sidoarjo kembali digelar pasca Ramadhan, dipadati warga, UMKM membludak, layanan pajak, kesehatan, dan SIM ramai dimanfaatkan masyarakat.

Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo membuka layanan pembayaran pajak daerah, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Selain itu, bekerja sama dengan Bapenda Jatim, layanan Samsat Keliling juga hadir untuk melayani pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Kepala BPPD Sidoarjo, Noer Rachmawati, menegaskan bahwa strategi ini bertujuan mempermudah masyarakat yang selama ini terkendala waktu kerja.

Ia menyebut layanan di CFD terbukti efektif menjangkau wajib pajak.

“Banyak masyarakat memanfaatkan momen ini. Sambil olahraga atau jalan-jalan, mereka bisa langsung bayar pajak,” ujarnya.

Tak hanya itu, layanan kesehatan gratis juga menjadi magnet tersendiri.

Dinas Kesehatan Sidoarjo mengerahkan tiga puskesmas—Gedangan, Wonokasian, dan Ganting—untuk memberikan pemeriksaan gula darah dan tekanan darah. Sejumlah rumah sakit swasta turut ambil bagian, termasuk RSU Citra Medika, RSU Anwar Medika, RSU Rahman Rahim, dan RSU Bunda Sidoarjo.

PMI Sidoarjo juga membuka layanan donor darah bagi pengunjung.

Di sisi lain, Polresta Sidoarjo menghadirkan layanan perpanjangan SIM A dan C serta pembuatan SKCK. Perpustakaan keliling juga ikut meramaikan CFD, memberikan akses literasi bagi masyarakat.

Lonjakan pengunjung turut berdampak besar pada sektor ekonomi. Hampir seribu pelaku UMKM memadati area sisi timur Jalan A. Yani. Mereka berasal dari berbagai komunitas seperti Pedalindo, Amigos Dr. Soetomo, hingga komunitas Gendis.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinkop UM Sidoarjo, Amat Adi Subhan, menyebut kebangkitan CFD pasca Ramadhan membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil.

Ia menegaskan pihaknya telah membentuk Satgas UMKM untuk mendampingi pedagang agar tertib, termasuk dalam pengelolaan sampah.

Balita Tenggelam Ditemukan, Pencarian Hari Kelima Berhasil

“Pendampingan ini penting agar CFD tetap nyaman dan ekonomi tetap bergerak,” tegasnya.

Dengan konsep layanan terpadu, CFD Sidoarjo tidak hanya menjadi ruang olahraga, tetapi juga pusat pelayanan publik dan penggerak ekonomi rakyat.@Nit

Pemerintah berharap pola ini mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Writer: @NitEditor: @Redaksi Baranitapost