1 Pekerja Tergantung Diluar Apartemen Surabaya Saat Hujan

Surabaya , baranitapost.com –— 1 Pekerja tergantung diluar apartemen menggegerkan Surabaya Barat saat hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan tersebut, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 14.20 WIB. Seorang pekerja pembersih kaca terperangkap dan tergelantung di lantai 20 sebuah apartemen setelah cuaca ekstrem datang tiba-tiba dan memperparah risiko kerja di ketinggian.

Insiden terjadi ketika dua pekerja menjalankan tugas rutin membersihkan kaca gedung. Hujan deras yang turun mendadak, disertai tiupan angin kencang, mengguncang gondola yang mereka gunakan. Satu pekerja berhasil bertahan dan mengamankan diri, sementara rekannya kehilangan keseimbangan dan tergelantung dalam posisi kritis.

Sejumlah warga sekitar langsung melaporkan kejadian tersebut. Tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Surabaya dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Surabaya bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas memasang pengaman tambahan dan mengatur strategi penyelamatan dari dalam gedung.

Kepala BPBD Kota Surabaya, Rizal Hadi, memastikan tim fokus pada keselamatan korban. “Kami prioritaskan prosedur keselamatan. Tim bekerja hati-hati agar korban dapat dievakuasi dalam kondisi selamat,” ujarnya di lokasi kejadian.

Komitmen Pemkab Sidoarjo Perkuat 1.492 Masjid dan Marbot

http://Baca jugaBupati Sidoarjo Perkuat Sinergi Bersama PHDI

1 Pekerja tergantung apartemen
1 Pekerja tergantung di lantai 20 apartemen Surabaya Barat saat hujan dan angin kencang. Tim DPKP dan BPBD lakukan evakuasi dramatis.

Evakuasi Berjalan Ketat dan Terukur
Petugas menutup sementara area sekitar apartemen untuk mencegah risiko jatuhnya material dari ketinggian. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena angin masih bertiup cukup kencang. Tim menggunakan tali pengaman tambahan dan sistem anchor di lantai atas gedung untuk menstabilkan posisi korban.

https://vt.tiktok.com/ZSmTmoWHt/

https://www.facebook.com/share/1AkGvv9PLB/

Beberapa penghuni apartemen terlihat menyaksikan proses penyelamatan dari dalam gedung. Aparat kepolisian turut membantu pengamanan lokasi agar proses evakuasi berjalan lancar tanpa gangguan.
Cuaca ekstrem menjadi faktor utama dalam insiden ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperingatkan potensi hujan lebat dan angin kencang di Surabaya hingga sore hari. Kondisi tersebut meningkatkan risiko bagi pekerja luar ruangan, terutama yang bekerja di ketinggian.

3 Pelajaran Penting dari Insiden Ini

  • Pantau Cuaca Sebelum Bekerja – Pekerjaan di ketinggian wajib mempertimbangkan prakiraan cuaca secara real time.
  • Gunakan Sistem Pengaman Ganda – Harness dan tali pengaman tambahan dapat meminimalkan risiko fatal.
  • Hentikan Aktivitas Saat Cuaca Ekstrem – Pengelola gedung perlu menetapkan standar penghentian kerja otomatis saat angin melebihi batas aman.

Seorang saksi mata, Adi, berharap pengelola gedung meningkatkan standar keselamatan. Ia menekankan pentingnya pelatihan rutin dan evaluasi prosedur kerja agar kejadian serupa tidak terulang.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan kondisi cuaca di Surabaya Barat terpantau belum sepenuhnya membaik. Pihak berwenang berjanji menyampaikan laporan resmi setelah situasi dinyatakan aman. (nit)