Strategi Kamtibmas May Day Pasuruan, Polisi Gandeng Media

Pasuruan,baranitapost.com– Strategi Kamtibmas May Day Pasuruan langsung diperkuat aparat kepolisian menjelang peringatan Hari Buruh 1 Mei 2026.

Polres Pasuruan menggandeng awak media melalui kegiatan Ngopi Bersama Awak Media (PIRAMIDA) yang digelar di Kolursari, Rabu (22/04/2026), sebagai langkah konkret menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi komunikasi publik untuk mengantisipasi potensi peningkatan aktivitas massa saat May Day.

Polisi menilai, kolaborasi dengan media penting untuk memastikan informasi yang tersebar di masyarakat tetap akurat, menyejukkan, dan tidak memicu gangguan keamanan dan menjaga masyarakat (kamtibmas).

Kasi Humas Polres Pasuruan, Joko Suseno, menegaskan bahwa kegiatan PIRAMIDA bukan sekedar silaturahmi, melainkan upaya sistematis membangun sinergi antara kepolisian dan media.

“Melalui Ngopi Bersama Awak Media ini, kami memperkuat sinergi dalam ekosistem informasi yang menyejukkan kepada masyarakat, khususnya menjelang Hari Buruh, agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Jomassa5

Strategi Kamtibmas Mei
Strategi kamtibmas May Day Pasuruan diperkuat Polres lewat sinergi media. Ngopi PIRAMIDA digelar untuk jaga keamanan, redam hoaks, dan antisipasi massal.

Ia menjelaskan, media memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat serta menangkal penyebaran informasi yang berpotensi memicu keresahan. Dengan pemberitaan yang faktual dan berimbang, media dapat membantu meredam isu-isu provokatif maupun hoaks yang sering muncul menjelang aksi massa.

Selain itu, Polres Pasuruan juga melakukan pemetaan potensi kerawanan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi konsentrasi massa.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini terhadap kemungkinan gangguan keamanan selama peringatan May Day berlangsung.

Secara historis, Hari Buruh atau May Day diperingati setiap tanggal 1 Mei sebagai simbol perjuangan kaum pekerja.

Perempuan Jadi Agen Perubahan Di Hari Kartini 2026

Momentum ini dihapuskan dari gerakan buruh di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 yang menuntut jam kerja.

Peristiwa penting di Chicago pada tahun 1886 menjadi tonggak sejarah yang kemudian melahirkan Hari Buruh Internasional pada tahun 1889.

Di Indonesia, peringatan May Day sering menyoroti aksi ekosistem aspirasi buruh.

Oleh karena itu, Polres Pasuruan mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga perdamaian dan mengedepankan cara damai melalui penyampaian pendapat di muka umum.

Polisi juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pengamanan maksimal tanpa menghambat hak demokratis masyarakat.

Pendekatan humanis dan persuasif akan dikedepankan guna menciptakan suasana yang aman, tenteram, dan kondusif.

Dengan sinergi yang kuat antara kepolisian dan media, diharapkan peringatan Hari Buruh di Pasuruan tahun ini dapat berlangsung damai, tanpa gangguan, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan keamanan bersama.

Writer: @NitEditor: @Redaksi Baranitapost