Sidoarjo, baranitapost.com – PKB Sidoarjo resmi diluncurkan hari Fraksi PKB oleh Ketua DPC PKB Sidoarjo, H. Abdillah Nasih, pada Jumat (01/05/2026).
Program ini digelar serentak secara nasional, bertepatan dengan momentum Jumat Berkah dan Hari Buruh Internasional.
Tujuannya untuk memperkuat komunikasi langsung antara wakil rakyat dan masyarakat.
Peluncuran dilakukan di kantor DPC PKB Sidoarjo dengan melibatkan seluruh anggota Fraksi PKB.

Dalam program ini, para anggota dewan diwajibkan berkantor mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB untuk menerima aspirasi masyarakat secara langsung.
“Hari ini kami launching. Semoga program Hari Fraksi membawa keberkahan. Kami ingin mendengarkan aspirasi secara masyarakat langsung baik usulan, aduan maupun unek-unek mereka,” ujar Abdillah Nasih.
Program Hari Fraksi dirancang dengan sistem kerja dua shift guna menjaga efektivitas pelayanan.
Meski dibagi dalam shift, pembentukan komisi tetap lengkap agar seluruh sektor aspirasi dapat tertangani secara optimal.
May Day Sidoarjo Kondusif, Buruh Kawal UU Baru
Menurut Abdillah, momentum Hari Buruh Internasional menjadi simbol kuatnya komitmen PKB dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja.
Ia menegaskan bahwa partainya ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama dalam menyerap kebutuhan riil di lapangan.
Tak hanya itu, Abdillah juga mengunduh seluruh struktur partai, mulai dari tingkat PAC hingga mengomel, untuk aktif menyosialisasikan program ini. Ia menilai komunikasi yang masif melalui WhatsApp dan media sosial sangat penting dalam menjangkau masyarakat secara luas.
“Kedekatan dengan masyarakat adalah kunci kekuatan PKB di tengah dinamika politik yang semakin menantang,” tegasnya.

Lebih lanjut Abdillah menjelaskan bahwa Hari Fraksi merupakan bagian dari program empat utama DPW PKB Jawa Timur yang wajib dijalankan seluruh DPC. Program lainnya mencakup pemetaan dan zonasi pemenangan serta persiapan proses pencalonan legislatif untuk Pemilu 2029.
Ia mengungkapkan bahwa proses pencalegan akan mulai bergerak pada akhir tahun 2026. Tahapan ini akan menjadi penentu arah karier politik kader, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat.
“Nanti akan terlihat apakah kader bertahan di tingkat kabupaten atau naik ke provinsi bahkan pusat. Untuk PAC yang ingin berjalan, akhir 2026 sudah mulai disiapkan,” jelasnya.
Dengan adanya program ini, PKB Sidoarjo menargetkan peningkatan kepercayaan publik sekaligus memperkuat basis politik menjelang Pemilu 2029.
Strategi ini dinilai penting untuk menjaga konsolidasi internal sekaligus menanggapi kebutuhan masyarakat secara nyata.
Peluncuran Hari Fraksi PKB menjadi langkah strategis untuk mendekatkan partai dengan masyarakat. Program ini tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga menjadi fondasi penguatan politik menuju Pemilu 2029. (@Nit)






