Mudik Lebaran 2026 Aman Kecelakaan Tanjungperak Turun 42,86 Persen

Tanjuk perak Surabaya,baranitapost.com – Mudik Lebaran 2026 di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak mencatat hasil mencengangkan.

Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, angka kecelakaan lalu lintas turun drastis hingga 42,86 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan ini terjadi berkat pengamanan yang semakin intensif sejak awal arus mudik hingga arus balik.

Data analisa dan evaluasi (Anev) menunjukkan, hanya 4 kasus kecelakaan yang tercatat selama Mudik Lebaran 2026. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan 7 kasus pada periode yang sama tahun 2025. Lebih mengejutkan lagi, tidak ada korban jiwa dalam operasi tahun ini.

Mudik Lebaran 2026 Aman
Mudik Lebaran 2026 di Tanjungperak sukses tekan kecelakaan hingga 42,86 persen, tanpa korban jiwa dan arus lalu lintas lancar.

Penurunan Fatalitas Jadi Sorotan

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka.

“Tahun ini kami mencatat penurunan kuantitas kecelakaan sebesar 42,86 persen. Yang paling krusial adalah nihilnya korban meninggal dunia,” ujar Iptu Suroto, Senin (6/4).

Pada Mudik Lebaran 2026, korban luka ringan juga turun drastis dari 12 orang di tahun 2025 menjadi hanya 6 orang. Ini menjadi indikator kuat bahwa keselamatan pemudik meningkat signifikan.

Arus Lalu Lintas Lancar Tanpa Hambatan

Selain menekan angka kecelakaan, kondisi lalu lintas selama Mudik Lebaran 2026 terpantau relatif lancar. Tidak ada kepadatan berarti di jalur utama kawasan pelabuhan.

Keberhasilan ini tak lepas dari strategi preemtif dan preventif yang diterapkan petugas di lapangan. Pengaturan arus, patroli intensif, serta edukasi kepada pengendara menjadi kunci utama.

http://Baca juga https://baranitapost.com/pengedar-sabu-lawang-dibekuk-21-paket-siap-edar-disita-polisi/

Penegakan Hukum Humanis

Dalam aspek penegakan hukum, polisi tetap bertindak tegas namun mengedepankan pendekatan humanis.

kira-kira 12 pelanggar terjaring tilang elektronik (ETLE). Sementara itu, 148 pengendara lainnya hanya diberikan teguran simpatik sebagai bentuk edukasi.

Langkah ini dinilai efektif meningkatkan kesadaran masyarakat selama Mudik Lebaran 2026 tanpa menimbulkan ketegangan di lapangan.

Lonjakan Penumpang Tetap Terkendali

Volume penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak juga terbilang tinggi. Tercatat 82.406 orang masuk ke Jawa Timur dengan ribuan kendaraan roda dua, roda empat, hingga bus dan truk.

Sementara arus keluar mencapai 17.378 penumpang. Meski terjadi pergerakan mobilitas, kondisi tetap terkendali tanpa kejadian besar.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang tertib dan mengikuti Arah petugas,” tambah Iptu Suroto.

Writer: @NitEditor: REDAKSI