situs slot gacorSlot GacorSlot Gacor 2026slot gacorslot gacorslot gacor malam inislot gacor 2026Duniabet303https://chandmani-ider.com/https://collegesinfo.org/blogs

Kades Bantur Nanang Kosim Sambangi Latihan Karnaval, Gaungkan Semangat “Bantur Nyawiji”

MALANG, baranitapost.com – Semangat menyambut Karnaval Desa Bantur semakin terasa. Jelang pelaksanaan karnaval dengan mengusung konsep “Bantur Nyawiji, Urip Iku Urop”, Kepala Desa Bantur Nanang Kosim bersama Ibu Kades Fera Zanuar N turun langsung menyambangi sejumlah lokasi latihan warga, Minggu (13/9/2026) malam.

Kunjungan tersebut bukan sekadar melihat persiapan. Kehadiran orang nomor satu di Desa Bantur itu menjadi suntikan semangat bagi para peserta yang tengah serius mematangkan penampilan masing-masing.

Malam itu, Nanang Kosim dan Fera Zanuar N mengunjungi latihan Grup Sakerah Putra Bantur yang berada di kawasan Pertelon Gotong Royong, Bantur Timur.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi latihan Grup Prapatan Gelap di Dusun Tunjungsari.

Kades Bantur Nanang Kosim
Filosofi Bantur Nyawiji Urip Iku Urop hidup lewat persiapan karnaval meriah. Kades Bantur dan istri beri kejutan datangi lokasi latihan warga

Di lokasi tersebut, turut hadir kelompok pesenam desa, Pesenam Janur Ayu, yang ikut ambil bagian dalam persiapan menyemarakkan karnaval.

Baca juga

Polda Riau Pakai X Fire & Drone untuk Padamkan Karhutla Siak

Suasana latihan berlangsung penuh semangat dan keakraban. Para peserta tampak antusias mempersiapkan penampilan terbaik untuk membawa nama kelompok sekaligus memeriahkan agenda desa.

Perwakilan Pesenam Janur Ayu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Grup Pemuda Prapatan Gelap yang telah memberikan tempat untuk berlatih.
“Terima kasih kepada teman-teman pemudav Prapatan Gela yang sudah memberikan tempat kepada kami untuk ikut latihan dan mempersiapkan diri dalam karnaval,” ujarnya.

Hot news

Emak-emak Pembobol Rumah Kosong Diciduk Satreskrim Polres Batu

Hal senada disampaikan perwakilan Grup Prapatan Gelap. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya ibu-ibu Pesenam Janur Ayu, serta kepada Kades Bantur bersama Ibu Kades yang berkenan hadir dan memberikan dukungan secara langsung.

Bagi Nanang Kosim, keterlibatan berbagai kelompok masyarakat dalam karnaval merupakan gambaran nyata semangat gotong royong warga Bantur.
Ia mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga guyub rukun, kekompakan dan semangat kebersamaan.

“Yang paling penting bukan hanya bagaimana tampil bagus, tetapi bagaimana kita bisa guyub, rukun dan bersama-sama membangun semangat Desa Bantur. Inilah makna Bantur Nyawiji,” pesan Nanang.

Menurutnya, karnaval bukan sekadar tontonan, melainkan ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas, kekompakan dan rasa memiliki terhadap desa.

Nanang berharap seluruh peserta dapat menjaga semangat hingga hari pelaksanaan. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan karnaval sebagai momentum mempererat persaudaraan antarwarga.

“Harapan kami, semua kelompok tetap semangat, latihan dengan sungguh-sungguh dan menjaga kekompakan. Mari kita tunjukkan bahwa Bantur bisa bersatu dalam satu semangat,” tambahnya.

Sementara itu, Ibu Kades Bantur Fera Zanuar N turut memberikan apresiasi kepada para peserta yang rela meluangkan waktu untuk berlatih. Ia berharap seluruh persiapan dapat berjalan lancar dan para peserta tetap menjaga kebersamaan.

“Semoga latihan berjalan lancar, semuanya diberikan kesehatan dan nanti bisa tampil maksimal. Yang terpenting tetap kompak, saling mendukung dan menjaga kebersamaan,” harap Fera.

Konsep “Bantur Nyawiji, Urip Iku Urop” pun semakin menemukan maknanya. Bukan hanya menjadi tema karnaval, tetapi juga menjadi gambaran bagaimana warga dari berbagai kelompok dan latar belakang menyatukan langkah, kreativitas dan energi untuk satu tujuan: memeriahkan Desa Bantur dengan semangat kebersamaan.

Dari tempat latihan, semangat itu terus menyala. Satu demi satu kelompok mematangkan persiapan, sementara dukungan pemerintah desa dan masyarakat menjadi energi tambahan menuju hari karnaval.

Bantur Nyawiji. Guyub, rukun, kreatif, dan terus menghidupkan desa. (dwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *