Pasuruan,baranitapost.com– Ketahanan pangan, budidaya lele, Desa Tambakan menjadi fokus kegiatan pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Senin (8/6/2026).
Melalui program yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Polri hadir mendukung warga mengembangkan budidaya ikan lele di pekarangan rumah guna memperkuat kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Citra Karya RT 05 RW 03, Desa Tambakan, dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Tambakan, Aiptu Suryadi.
Dalam pendampingan tersebut, polisi tidak hanya melakukan pemantauan perkembangan budidaya ikan lele, tetapi juga memberikan motivasi kepada warga agar terus memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan produktif.
Aiptu Suryadi bersama salah satu warga pembudidaya, Suryono, meninjau langsung kondisi kolam lele yang saat ini menunjukkan perkembangan positif. Mereka juga melakukan pembersihan kolam untuk menjaga kualitas udara dan lingkungan budidaya sehingga pertumbuhan ikan tetap optimal.
Menurut Aiptu Suryadi, pemanfaatan pekarangan rumah menjadi kolam budidaya lele merupakan langkah sederhana yang mampu memberikan manfaat besar bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.

“Budidaya lele di pekarangan rumah dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat,” ujarnya saat melakukan pendampingan.
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan Polri terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.
Dengan keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas, masyarakat diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan sektor pertanian dan perikanan skala rumah tangga.
Kapolsek Bangil, Kompol Ahmad Firman Wahyudi, SH, SE, menegaskan bahwa Polri memiliki komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam mendukung program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
“Semua ini merupakan langkah kami untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan demi kesejahteraan rakyat. Sinergi antara polisi dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini,” tegas Kompol Ahmad Firman Wahyudi.
Ia menjelaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Oleh karena itu, kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan diharapkan mampu memberikan pendampingan sekaligus solusi terhadap berbagai kendala yang menghadang warga.
http://Baca juga https://baranitapost.com/koramil-0819-20-gempol/
Warga Desa Tambakan menyambut baik program tersebut karena dinilai mampu meningkatkan ketersediaan pangan bergizi sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi keluarga.
Budidaya lele yang dilakukan secara mandiri juga menjadi contoh pemanfaatan lahan sempit yang produktif dan berkelanjutan.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kehadiran polisi dalam mendampingi warga menunjukkan bahwa upaya memperkuat ketahanan pangan dapat dilakukan melalui kolaborasi yang erat antara aparat dan masyarakat.






