Wabup Sidoarjo Kurban 7 Sapi Jumbo

Sidoarjo,baranitapost.com—Kurban sapi menjadi perhatian warga saat Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menyembelih tujuh ekor sapi kurban pada Hari Raya Idul Adha 2026, Rabu (27/5).

Tiga di antaranya berbobot lebih dari satu ton.

Proses penyembelihan di kediamannya berlangsung dengan pengawasan ketat dari Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Momentum Idul Adha tahun ini dimanfaatkan Wakil Bupati Sidoarjo untuk berbagi kepada masyarakat sekitar.

Sebanyak 4 ribu paket daging kurban dibagikan kepada warga di empat desa di Kecamatan Candi secara tertib melalui sistem kupon yang telah disalurkan sebelumnya.

Sapi kurban sehat Sidoarjo
Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana kurban 7 sapi jumbo, bagikan 4 ribu paket daging dan dukung UMKM lewat besek bambu ramah lingkungan.

Petugas pemeriksa hewan dari Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo diterjunkan langsung sejak sebelum penyembelihan hingga pemeriksaan organ dalam selesai dilakukan. Pemeriksaan itu dipimpin oleh dokter hewan, Drh. Arif.

Menurut Drh. Arif, seluruh sapi kurban yang disembelih berada dalam kondisi sehat tanpa ditemukan tanda penyakit maupun gangguan kesehatan lainnya.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan di rumah ibu wakil bupati. Sapi-sapinya dalam keadaan baik dan besar.

Sebelum disembelih dalam keadaan sehat, setelah disembelih kami cek daging dan jeroannya juga dalam kondisi baik serta layak dikonsumsi,” ujar Drh. Arif.

Tujuh sapi kurban tersebut memiliki ukuran yang cukup besar. Tiga ekor sapi memiliki bobot lebih dari satu ton, sedangkan empat sapi lainnya berbobot sekitar 800 hingga 900 kilogram.

Bupati Subandi Salurkan Hewan Kurban Idul Adha: Sapi 800 Kg di Masjid Agung, Bantuan Presiden ke Jabon  

Hewan kurban itu disembelih setelah pelaksanaan Salat Idul Adha di kediaman pribadi Wakil Bupati Sidoarjo.

Selain memastikan kualitas hewan kurban, perhatian juga diberikan pada proses distribusi daging.

Seluruh paket daging dikemas menggunakan besek bambu yang dibeli dari pelaku UMKM lokal di Sidoarjo.

Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengatakan penggunaan besek bambu sengaja dipilih sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil sekaligus upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Kami memilih besek karena ingin memberdayakan UMKM yang ada serta mengurangi limbah sampah plastik karena besek lebih ramah lingkungan,” kata Mimik Idayana.

Distribusi daging kurban dilakukan merata di empat desa di Kecamatan Candi, yakni Desa Kedungkendo, Sugihwaras, Gelam, dan Desa Candi.

Warga menerima daging kurban dengan menukarkan kupon yang sebelumnya telah dibagikan oleh tim panitia.

Mimik Idayana mengaku bersyukur kegiatan kurban tahun ini berjalan lancar, aman, dan tertib.

Ia berharap pembagian daging kurban dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima.

“Kami sekeluarga menyampaikan rasa syukur atas kelancaran ibadah kurban kali ini. Semoga membawa berkah dan kebahagiaan bagi warga,” ujarnya.

Kegiatan kurban yang dilakukan Wakil Bupati Sidoarjo ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga memperlihatkan kepedulian sosial kepada masyarakat sekaligus dukungan nyata terhadap UMKM lokal dan gerakan ramah lingkungan di Kabupaten Sidoarjo.@Nit

Writer: @NitEditor: @Redaksi Baranitapost