Malang, baranitapost.com – Naskah dinas, kedisiplinan ASN Kota Malang, dan arahan Sekda Erik Setyo Santoso jadi fokus utama apel pagi Pemkot Malang, Senin (18/5/2026). Di tengah gencarnya digitalisasi, Sekda berikan panduan jelas: teknologi harus dibarengi ketelitian manusia agar administrasi makin kuat dan terpercaya.
Menurut Erik, naskah dinas adalah produk utama birokrasi. Isinya menyangkut kebijakan, pelayanan, dan keputusan penting. Kalau penulisan salah, tidak sah, atau tidak rapi, sama saja merusak dasar kerja pemerintahan itu sendiri.
Banyak ASN menganggap urusan surat menyurat hal sepele. Padahal, bagi masyarakat, dokumen resmi adalah bukti nyata kerja pemerintah. “Presisi, legalitas, dan akurasi itu syarat mutlak. Tidak ada tawar-menawar,” tegasnya.
Era digital bikin pekerjaan lebih cepat, tapi ada jebakan. Fitur perbaikan otomatis sering mengubah makna kata atau istilah teknis. Kalau tidak dibaca ulang, dokumen yang keluar malah keliru, membingungkan, dan berisiko disalahartikan publik.
Langkah konkret yang wajib diterapkan:
– Cek ulang seluruh isi, format, dan ejaan sebelum lanjut proses
– Lakukan pengecekan bertingkat, dari penyusun sampai pimpinan. – Paraf hanya diberikan setelah yakin 100% benar dan lengkap
– Pastikan bahasa resmi, sopan, dan mudah dimengerti semua pihak
Sekda ingatkan, kesalahan administrasi bisa berimbas jauh: layanan terhambat, dokumen tidak sah, hingga kepercayaan publik runtuh. Karena itu, budaya teliti harus jadi kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar aturan tertulis.
Pelatihan Kerja Pasuruan Dibuka, 64 Pencari Kerja Dibina Gratis
https://www.facebook.com/profile.php?id=61585819730955
Jajaran ASN merespons serius. Mereka sadar, standar kerja harus naik level. Di zaman di mana semua bisa viral dalam detik, menjaga kualitas dokumen sama pentingnya dengan menjaga integritas diri.
Pemkot Malang sedang bangun sistem birokrasi modern: cepat, terhubung, dan terbuka. Tapi modernisasi tidak cukup hanya alatnya, tapi juga pola pikir dan ketelitian manusianya.
Kesimpulannya, penegasan Sekda Erik Setyo Santoso ini jadi titik balik. Tata naskah dinas yang rapi dan akurat adalah pondasi utama. ASN Kota Malang siap berubah: disiplin, teliti, dan profesional, supaya transformasi digital berjalan mulus dan pelayanan makin dicintai masyarakat. (@nit-tim)






