Sidoarjo,baranitapost.com– Razia Lapas Sidoarjo jelang peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan langsung digencarkan oleh Lapas Kelas IIA Sidoarjo bersama aparat kepolisian pada Senin (6/4/2026).
Langkah ini menjadi strategi konkret untuk memperkuat keamanan, menekan potensi gangguan kamtib, sekaligus memastikan lingkungan hunian warga binaan tetap aman dan terkendali.
Kegiatan razia berlangsung di dalam area hunian warga binaan dengan melibatkan petugas lapas dan kepolisian.
Petugas menyisir tiga kamar secara sistematis dan menyeluruh.

Pemeriksaan dilakukan ketat terhadap seluruh barang milik warga binaan guna mendeteksi potensi pelanggaran sejak dini.
Hasilnya, petugas menemukan sejumlah barang terlarang, termasuk senjata tajam (sajam) rakitan serta benda lain yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
Semua barang tersebut langsung diamankan, kemudian didata dan diinventarisasi untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo menegaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari langkah preventif yang terus diperkuat.
Ia menyatakan tidak ada ruang toleransi bagi barang terlarang di dalam lapas. “Kami konsisten melakukan deteksi dini melalui razia rutin maupun insidentil.
Pengeroyokan Paron Ngawi Viral Dua Pelaku Ditangkap Polisi
Ini langkah tegas untuk menjaga stabilitas keamanan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lapas.
Kolaborasi ini dinilai efektif memperkuat pengawasan sekaligus mencegah masuknya barang ilegal seperti narkoba dan telepon genggam.
“Kerja sama ini menjadi kunci dalam menciptakan lapas yang bersih, aman, dan berintegritas,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan razia, petugas tetap mengedepankan pendekatan humanis. Selain pemeriksaan, warga binaan juga diberikan pemahaman tentang pentingnya menaati aturan dan menjaga ketertiban.
Pendekatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang kondusif.
Razia ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang sarat dengan semangat evaluasi dan pembenahan.
Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat sistem pengawasan serta meningkatkan kualitas pembinaan di dalam lapas.
Ke depan, Lapas Kelas IIA Sidoarjo berkomitmen meningkatkan intensitas razia, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta mengoptimalkan program pembinaan.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kondisi lapas yang aman dan mendukung proses pembinaan warga binaan agar lebih baik saat kembali ke masyarakat.






