Sidoarjo,baranitapost.com— Zalul Yussar hadiri balap merpati dalam ajang Seleksi Daerah (Selekda) dan Liga Jatim Bersatu (LJB) di PPLS Dusun Pologunting, Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, Jumat (01/05/2026).
Kehadiran anggota dewan ini menjadi sorotan karena balap merpati dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat komunitas hobi.
Event ini diikuti ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai daerah, dengan dukungan penuh pemerintah dan masyarakat.
Sejak pagi, lokasi lomba dipadati penonton. Antusiasme tinggi terlihat dari peserta yang datang dari berbagai wilayah di Jawa Timur hingga luar daerah.

Zalul Yussar hadiri balap merpati tidak hanya sebagai tamu, tetapi juga berinteraksi langsung dengan komunitas.
Balap Merpati Jadi Motor Ekonomi Rakyat
Zalul Yussar hadiri balap merpati dengan membawa pesan kuat tentang dampak ekonomi.
Ia menilai kegiatan ini mampu menciptakan perputaran uang yang signifikan, terutama bagi peternak merpati, pedagang pakan, hingga pelaku UMKM.
“Ini bukan sekadar hobi, tetapi ekosistem ekonomi yang nyata.
May Day Sidoarjo Kondusif, Buruh Kawal UU Baru
Banyak masyarakat merasakan manfaat langsung,” ujar Zalul.
Kehadiran Zalul Yussar hadiri balap merpati juga memperkuat dukungan terhadap komunitas agar lebih berkembang secara profesional dan berkelanjutan.
Pemkab Sidoarjo Siapkan Event Nasional
Bupati Sidoarjo, Subandi, yang membuka acara turut mengapresiasi tingginya minat masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini.
“Agenda ini penting untuk mendorong ekonomi lokal. Kami siapkan event berskala nasional tahun 2026,” kata Subandi.
Rencana ini menjadi sinyal kuat bahwa balap merpati akan dijadikan salah satu ikon wisata dan ekonomi Sidoarjo.
Komunitas Makin Solid, Target Nasional
Ketua PPMBSI Penglok Sidoarjo, Sutoyo Handiman, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah.
Ia menyebut fasilitas lahan permanen di PPLS sebagai langkah strategis untuk menjadikan kawasan tersebut pusat balap merpati.
“Kami optimistis bisa melahirkan juara nasional dari Sidoarjo,” ujarnya.
Kompetisi ini juga menjadi ajang seleksi atlet terbaik yang akan mewakili daerah ke tingkat nasional.






