Pemuda Sukodono Bangkit, Angkat Potensi Desa Digital

Sidoarjo,baranitapost.com–Pemuda Sukodono Bangkit mengangkat potensi desa melalui konten digital dalam forum Kopilaborasi di Teras Manazela, Rabu (22/4/2026) malam.

Ratusan pemuda dari berbagai desa di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, berkumpul dalam kegiatan bertajuk Kopilaborasi – Narasi Desa: Expose Potensi Lewat Cerita dan Karya.

Mereka berdiskusi, berbagi gagasan, serta menyusun langkah konkret untuk mempromosikan keunggulan desa masing-masing melalui media sosial dan website.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo Eri Sudewo, Anggota DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan, serta wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas).

Pemuda Sukodono Bangkit
Pemuda Sukodono bangkit mengangkat potensi desa lewat konten digital. Diskusi Kopilaborasi dorong inovasi, kolaborasi, dan ekonomi kreatif berbasis teknologi.

Eri Sudewo menegaskan, Kabupaten Sidoarjo memiliki beragam potensi desa yang layak diangkat menjadi kekuatan ekonomi lokal. Menurutnya, peran generasi muda sangat krusial karena mereka akrab dengan teknologi digital dan memiliki kreativitas tinggi dalam mengemas konten.

Ia mendorong pemuda untuk tidak hanya mengenali potensi desa, tetapi juga mengolahnya menjadi narasi menarik yang mampu menjangkau pasar lebih luas.

“Jika potensi desa dikemas dengan teknologi dan kreativitas, Sukodono berpeluang menjadi pilot project pengembangan desa berbasis digital,” ujarnya.

Eri juga mencontohkan inovasi aplikasi BMW (Berkas Melaku Dewe) yang pernah ia kembangkan saat menjabat Sekretaris Kecamatan Sukodono pada 2014.

Aplikasi tersebut mempermudah pelayanan administrasi kependudukan dan bahkan mengangkat nama Sukodono ke tingkat nasional.

Ia menilai inovasi sederhana yang dieksekusi dengan baik dapat memberi dampak besar bagi masyarakat.

Sidoarjo Darurat Sampah, Bupati Subandi Gandeng Polisi

Dalam konteks perkembangan zaman, Eri mengingatkan bahwa disrupsi teknologi bergerak sangat cepat.

Otomatisasi berpotensi menggantikan sejumlah pekerjaan manusia.

Karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi digital bagi generasi muda agar tetap relevan dan mampu bersaing.

Sementara itu, H. Sullamul Hadi Nurmawan menyampaikan bahwa setiap desa di Sidoarjo memiliki potensi unik yang bisa dikembangkan.

Namun, keberhasilan pengembangannya sangat bergantung pada kreativitas pemuda setempat.

Ia mendorong generasi muda untuk berani bereksperimen dan memanfaatkan peluang digital.

Pemuda Sukodono Bangkit
Pemuda Sukodono bangkit mengangkat potensi desa lewat konten digital. Diskusi Kopilaborasi dorong inovasi, kolaborasi, dan ekonomi kreatif berbasis teknologi.

Antusiasme peserta terlihat dari berbagai ide yang muncul. Anita dari Desa Suko memaparkan keunggulan desanya yang siap dipromosikan melalui konten kreatif. Ilyas dari Jogosatru membagikan pengalaman sukses mengubah citra desa melalui video kreatif.

Sementara Fahmi dari Desa Panjunan berharap adanya pendampingan dari Kominfo dan Forwas untuk mengembangkan konten desa secara berkelanjutan.

Melalui forum ini, para pemuda Sukodono tidak hanya berdiskusi, tetapi juga membangun jejaring kolaborasi.

Mereka berkomitmen menjadikan narasi digital sebagai alat strategis untuk mengangkat potensi desa, memperkuat identitas lokal, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas.@Nit

Writer: @NitEditor: @Redaksi Baranitapost