Sidoarjo,baranitapost.com – Danrem Sidoarjo dorong penguatan UMKM batik sebagai langkah nyata memperkuat ekonomi rakyat di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.
Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir turun langsung meninjau sentra produksi Batik Yun Khurin di Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (24/04/2026), sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pelaku usaha kecil menengah.
Kunjungan itu bukan sekadar agenda seremonial.
Kehadiran Brigjen TNI Kohir bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem PD V/Brawijaya, Nilam Kohir, menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir untuk mendengar, melihat, dan membantu masyarakat yang berjuang menggerakkan roda ekonomi dari level paling dasar.
Di lokasi, Danrem menyaksikan langsung proses pembuatan batik yang dilakukan para pengrajin.
Mulai dari tahap menggambar motif, pewarnaan kain, hingga proses finishing, seluruh aktivitas menunjukkan bahwa UMKM batik bukan hanya sektor usaha biasa, tetapi juga sumber penghidupan bagi banyak keluarga.

Menurut Brigjen TNI Kohir, UMKM memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Ia menegaskan bahwa sektor usaha kecil seperti Batik Yun Khurin harus terus didorong agar mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.
“Ini adalah kekuatan ekonomi rakyat. Harus kita dorong bersama agar terus tumbuh dan mampu bersaing,” tegas Brigjen TNI Kohir.
Ia menambahkan, perhatian terhadap pelaku UMKM harus diwujudkan dalam langkah nyata, bukan sekadar wacana.
Dukungan moral, promosi produk, hingga akses pasar menjadi bagian penting agar usaha kecil tidak berjalan sendiri menghadapi tantangan ekonomi.
Menurutnya, Batik Yun Khurin memiliki potensi besar untuk berkembang karena kualitas produknya dinilai mampu bersaing dengan produk batik dari daerah lain.
Dengan pendampingan yang tepat, usaha tersebut dapat menembus pasar nasional.
Sidoarjo Darurat Sampah, Bupati Subandi Gandeng Polisi
“Ada perhatian, ada dukungan, dan ada harapan besar agar usaha kecil seperti Batik Yun Khurin dapat berkembang lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Persit KCK Koorcab Rem PD V/Brawijaya, Nilam Kohir, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam menopang ekonomi keluarga.
Ia menilai banyak pelaku UMKM batik digerakkan oleh perempuan yang memiliki ketekunan tinggi dan semangat luar biasa.
Menurut Nilam, keberadaan UMKM seperti Batik Yun Khurin menjadi contoh nyata bagaimana perempuan mampu menjadi penggerak ekonomi rumah tangga sekaligus pelestari budaya lokal.
Ia juga mendorong para pengrajin agar terus berinovasi dalam desain, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat pemasaran digital agar mampu menjangkau konsumen lebih luas.
“Saya yakin produk lokal ini bisa tembus ke pasar yang lebih luas,” kata Nilam Kohir.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa TNI AD melalui Korem 084/Bhaskara Jaya tidak hanya berperan menjaga keamanan wilayah, tetapi juga aktif mengawal kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi kerakyatan.
Di tengah tantangan ekonomi nasional, langkah seperti ini menjadi penting karena UMKM terbukti menjadi sektor paling tahan menghadapi krisis.
Dari sentra batik sederhana di Kecamatan Candi, muncul harapan besar bahwa ekonomi rakyat dapat tumbuh lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
Batik Yun Khurin kini bukan hanya menjadi simbol usaha kecil, tetapi juga bukti bahwa ketika negara hadir dan memberi dukungan nyata, pelaku UMKM mampu bangkit, berkembang, dan menjadi kekuatan ekonomi masa depan.






