Subandi Resmikan Parkir dan Bedah Jantung RSUD Notopuro

SIDOARJO, Baranitapost.com — Resmikan parkir double deck, Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn menandai babak baru penguatan layanan kesehatan daerah dengan meresmikan fasilitas double deck parkir dan kamar operasi bedah jantung terbuka di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jumat (13/2). Peresmian ini mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mendorong transformasi pelayanan publik yang modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Bupati Subandi menekan tombol peresmian bersama Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo Abdillah Nasikh, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati, M.Kes, serta Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo dr. Hj. Sriatun Subandi. Momentum tersebut menjadi simbol sinergi lintas unsur pimpinan daerah dalam memperkuat sektor kesehatan.

Peresmian fasilitas baru ini mencakup dua infrastruktur strategis, yakni area parkir bertingkat (double deck) dan kamar operasi bedah jantung terbuka yang dilengkapi ruang ICCU. Manajemen rumah sakit menyiapkan fasilitas tersebut untuk menjawab lonjakan jumlah pasien, khususnya penderita penyakit jantung, serta kebutuhan pengunjung yang selama ini kesulitan lahan parkir.

Bupati Subandi menegaskan bahwa pembangunan tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari strategi besar transformasi layanan kesehatan di Sidoarjo.

Transformasi Layanan Kesehatan Modern
Menurut Subandi, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendorong RSUD R.T. Notopuro menjadi rumah sakit modern yang tidak hanya unggul dari sisi alat medis dan kompetensi tenaga kesehatan, tetapi juga unggul dalam aspek kenyamanan dan kemudahan akses.

Subandi resmikan
Bupati Sidoarjo Subandi meresmikan double deck parkir dan kamar operasi bedah jantung terbuka di RSUD R.T. Notopuro dengan anggaran BLUD Rp34,5 miliar.

“Rumah sakit modern tidak hanya diukur dari kecanggihan alat medis atau kompetensi tenaga kesehatan. Kenyamanan akses, ketertiban layanan, serta pengalaman masyarakat saat menerima pelayanan juga menjadi tolok ukur penting,” ujarnya.

Ia menyelaraskan pembangunan tersebut dengan visi Kabupaten Sidoarjo untuk mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berkarakter melalui pelayanan publik yang cepat, mudah, dan responsif. Pemerintah daerah, kata dia, menempatkan sektor kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan.

Subandi berharap fasilitas baru ini mempercepat layanan pasien, meningkatkan kualitas tindakan medis, serta mendukung keamanan dan kelancaran kerja tenaga kesehatan. Ia juga mendorong seluruh jajaran manajemen dan tenaga medis untuk terus berinovasi dan menjaga integritas pelayanan.

http://Baca juga Persit Rem 084 Gencarkan Skrining Jantung

Investasi Miliaran Rupiah dari BLUD
Direktur RSUD R.T. Notopuro, dr. Atok Irawan, menjelaskan bahwa pembangunan double deck parkir merupakan bagian dari pengembangan gedung terpadu yang telah dirancang sejak lama. Pihaknya tidak hanya membangun fisik gedung, tetapi juga meningkatkan sarana, prasarana, dan kapasitas sumber daya manusia.

“Kami merenovasi beberapa ruangan menjadi kamar operasi jantung terbuka lengkap dengan fasilitas ICCU karena jumlah pasien jantung terus meningkat,” jelasnya.
Manajemen rumah sakit mengalokasikan anggaran mandiri Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk merealisasikan proyek tersebut. Nilai pembangunan double deck parkir mencapai Rp24,3 miliar, sedangkan pembangunan gedung operasi jantung terbuka menelan anggaran Rp10,2 miliar.

Sebagai rumah sakit tipe A, RSUD R.T. Notopuro terus melakukan pembenahan layanan secara bertahap sejak 2014. Rumah sakit ini tidak hanya melayani warga Sidoarjo, tetapi juga menjadi rujukan masyarakat dari Pasuruan, Malang, dan wilayah sekitarnya.

http://Baca juga Pengedar Sabu Lumbang Ditangkap, 10 Poket Disita

Jawaban atas Lonjakan Pasien dan Pengunjung
Pembangunan parkir bertingkat menjawab persoalan klasik keterbatasan lahan parkir yang kerap dikeluhkan pengunjung. Selama ini, lonjakan pasien dan keluarga penunggu sering memicu kepadatan kendaraan di area rumah sakit.

Dengan fasilitas baru tersebut, manajemen berharap alur kendaraan menjadi lebih tertib dan aman. Sementara itu, kehadiran kamar operasi jantung terbuka memperluas kapasitas tindakan medis lanjutan tanpa harus merujuk pasien ke luar daerah.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membuka peluang perluasan area rumah sakit ke sisi selatan jika kebutuhan pengembangan meningkat. Langkah ini menunjukkan arah kebijakan yang progresif dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Peresmian fasilitas double deck parkir dan kamar operasi jantung terbuka ini menjadi bukti konkret investasi pelayanan publik di Sidoarjo. Bupati Subandi menegaskan bahwa hasil pembangunan harus benar-benar dirasakan masyarakat. “Kami ingin masyarakat merasakan layanan kesehatan yang lebih cepat, nyaman, dan profesional,” tegasnya. (nit)