Tuban, baranitapost.com – Warga bongkar dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi di SPBU Pertamina 54.623.34 Syirkah Amanah Bunut, Sabtu (09/05/2026). Warga menilai aktivitas pengisian berulang sejumlah motor sudah sangat mencurigakan.
Motor jenis Suzuki Thunder, Grand, hingga Shogun 125 disebut kerap keluar masuk area SPBU untuk mengisi Pertalite berkali-kali dalam waktu singkat. Aktivitas tersebut diduga dilakukan demi mengumpulkan BBM subsidi untuk dijual kembali.
Menurut keterangan warga sekitar, praktik itu berlangsung hampir setiap hari dan dilakukan secara terbuka. Namun hingga kini belum terlihat adanya langkah tegas dari pihak pengelola SPBU untuk menghentikan aktivitas tersebut.
Situasi ini memicu dugaan adanya pembiaran bahkan kemungkinan kerja sama antara oknum operator dan pelaku pengangsu BBM subsidi. Warga menilai pola pengawasan distribusi Pertalite masih sangat lemah.

“Yang susah justru masyarakat kecil. Kalau subsidi dipakai cari untung pribadi, akhirnya rakyat yang dirugikan,” kata salah satu warga setempat.
Dugaan penyalahgunaan Pertalite ini dinilai serius karena BBM subsidi merupakan program negara yang diperuntukkan bagi masyarakat membutuhkan. Jika distribusi tidak diawasi ketat, maka potensi kerugian negara akan semakin besar.
Sorotan warga terhadap SPBU tersebut meliputi. :
– Dugaan motor isi BBM berulang
– Aktivitas berlangsung rutin
– Dugaan keterlibatan oknum operator
– Lemahnya pengawasan distribusi subsidi
Warga kini mendesak Pertamina dan aparat penegak hukum segera melakukan inspeksi mendadak di SPBU Bunut. Pemeriksaan CCTV serta audit transaksi pengisian BBM subsidi dianggap menjadi langkah penting untuk membongkar dugaan praktik pengangsu.
Sidoarjo Jadi Rujukan PAD, Bali Datang Belajar Strategi
Fenomena dugaan pengangsu Pertalite di SPBU Bunut menunjukkan pentingnya pengawasan ketat distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran. Warga mendesak Pertamina bersama aparat penegak hukum segera melakukan sidak, memeriksa CCTV, dan mengaudit pola transaksi demi memastikan tidak ada penyalahgunaan distribusi BBM subsidi di lapangan. Bersambung (Mat-Tim)






