Sidoarjo,baranitapost.com–Pengamanan May Day Sidoarjo memasuki fase siaga penuh jelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.
Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur menggelar apel kesiapan sekaligus simulasi Electronic Tactical Game (ETG) di Lapangan Mako Polresta Sidoarjo, Rabu (29/4/2026) sore, guna memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan optimal.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Mohammad Zainur Rofik, yang memberikan arahan strategis terkait skema pengamanan serta penjelasan teknis ETG sebagai simulasi taktis menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan 1.200 personel yang akan diterjunkan, termasuk kelengkapan sarana dan prasarana pendukung.

AKBP Zainur Rofik menegaskan, pengamanan May Day 2026 menjadi prioritas penting guna menjamin kebebasan penyampaian aspirasi para buruh tetap berlangsung aman dan tertib.
Ia menyebutkan bahwa momentum Hari Buruh harus dijaga sebagai ruang demokratis yang kondusif tanpa mengganggu ketertiban umum.
“Kegiatan ini menegaskan komitmen Polri dalam menjamin peringatan May Day sebagai momentum penyampaian aspirasi rekan-rekan buruh atau pekerja dapat berlangsung secara aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Dalam aspek operasional, seluruh personel akan disebar ke sejumlah titik strategis di wilayah Sidoarjo, terutama lokasi yang diprediksi menjadi pusat konsentrasi massa.
Penempatan ini bertujuan untuk mempercepat respons serta meminimalisasi potensi gangguan keamanan selama aksi berlangsung.
Selain itu, Wakapolresta menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan disiplin anggota di lapangan.
Ia menginstruksikan seluruh personel untuk menjalankan tugas secara profesional, proporsional, serta sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Rakor Pemkab dan Kejari Perkuat Tata Kelola Desa
Lebih lanjut, pendekatan humanis menjadi strategi utama dalam pengamanan tahun ini.
Polisi diminta mengedepankan komunikasi persuasif dalam menghadapi massa aksi, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan peserta demonstrasi.
“Kami tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam melayani massa aksi,” tegasnya.
Dengan kesiapan matang melalui apel dan simulasi ETG ini, Polresta Sidoarjo optimistis pelaksanaan May Day 2026 dapat berlangsung lancar.
Upaya ini sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas keamanan serta menjamin hak demokrasi masyarakat, khususnya para pekerja di wilayah Sidoarjo.






