Sidoarjo,baranitapost.com–Koperasi Merah Putih di Sidoarjo dipercepat pembangunannya melalui peninjauan langsung Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, pada Kamis (23/4/2026).
Kunjungan kerja ini menyasar dua lokasi, yakni Desa Rangkah Kidul dan Desa Candi Sudorame, dengan tujuan memastikan progres proyek berjalan sesuai rencana, tepat waktu, serta memberi dampak nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat desa.
Peninjauan dilakukan bersama jajaran pejabat utama Korem 084/BJ, termasuk Kasi Ops, Kasiter, Kasiintel, serta Komandan Kodim 0816/Sidoarjo. Di lapangan, rombongan mengecek langsung kondisi pembangunan fisik koperasi sekaligus menilai kesiapan sarana dan prasarana pendukung lainnya.

Brigjen TNI Kohir menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut, koperasi ini dirancang sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang berbasis potensi lokal.
“Tujuan utamanya jelas, yaitu memberdayakan ekonomi masyarakat agar kesejahteraannya meningkat dan ketahanan wilayah semakin kuat,” ujar Kohir saat berdialog dengan perangkat desa dan pelaksana proyek.
Menurutnya, keberadaan koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi masyarakat dalam mengembangkan usaha produktif.
Sidoarjo Darurat Sampah, Bupati Subandi Gandeng Polisi
Dengan sistem yang terstruktur dan dukungan fasilitas memadai, koperasi diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam menghadapi tantangan ekonomi di tingkat desa.
Dalam kunjungan tersebut, Danrem juga membuka ruang dialog dengan pihak terkait guna menyerap aspirasi serta mengidentifikasi kendala di lapangan.
Beberapa isu yang dibahas antara lain percepatan pembangunan, distribusi material, serta kesiapan pengelolaan koperasi setelah rampung dibangun.
Langkah ini dinilai penting agar proyek tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga siap beroperasi secara optimal.
Kohir menekankan perlunya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan program.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor ekonomi kerakyatan.

Korem 084/Bhaskara Jaya mengambil peran aktif dalam mengawal program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.
Dengan pengawasan langsung dari jajaran TNI, pembangunan Koperasi Merah Putih di Sidoarjo diharapkan selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata.
Program ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan wilayah melalui peningkatan kesejahteraan warga.
Kesimpulan:
Peninjauan langsung Danrem 084/BJ menjadi bukti keseriusan TNI dalam mendorong percepatan pembangunan koperasi sebagai pilar ekonomi desa.
Jika dikelola optimal, Koperasi Merah Putih berpotensi menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah secara berkelanjutan.






