Pasuruan,baranitapost.com-Polres Pasuruan Santunan korban laka perlintasan kereta api di wilayah Kecamatan Beji menjadi sorotan publik, Senin (6/4/2026).
Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Pasuruan turun langsung ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan kepedulian institusi kepolisian.
Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Pasuruan, tepatnya di Dusun Sobo RT 03/RW 06, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji. Kegiatan takziah berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB, beberapa jam setelah korban ditemukan meninggal dunia di jalur rel kereta api petak Porong–Bangil Km 40+900, wilayah Desa Gununggangsir.
Korban diketahui bernama Alfidia Arofah (26), seorang perempuan yang meninggalkan suami serta dua anak laki-laki yang masih balita.

Kasat Binmas Polres Pasuruan, AKP Sunarti, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan sekadar menjalankan tugas formal, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Pihaknya memberikan dukungan moril sekaligus bantuan sosial untuk meringankan beban keluarga korban.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril dan santunan kepada keluarga. Ini wujud kepedulian kami agar keluarga korban tidak merasa sendiri menghadapi situasi sulit ini,” ujar AKP Sunarti di lokasi.
Selain itu, Polres Pasuruan juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap keselamatan di perlintasan kereta api. Polisi mengingatkan warga agar selalu berhati-hati saat melintasi rel, mematuhi rambu-rambu, serta meningkatkan kesadaran terhadap potensi bahaya di sekitar jalur kereta.
P21 Kasus Lora Bangkalan Tersangka UF Resmi Dilimpahkan
Dalam kesempatan yang sama, AKP Sunarti juga mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sosial dan psikologis lingkungan sekitar.
Ia menyoroti pentingnya perhatian terhadap individu yang berpotensi mengalami tekanan mental atau masalah pribadi yang dapat berujung pada kejadian tragis.
“Kami mengajak masyarakat untuk saling peduli. Jika ada warga yang membutuhkan bantuan atau pendampingan, segera laporkan agar bisa ditangani bersama,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan personel Polres Pasuruan, antara lain Kasat Samapta, Kasubbag Binkar Bag SDM, Kanit Bhabinkamtibmas, serta anggota Satbinmas.
Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan kekuatan emosional bagi keluarga korban serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.
Dengan langkah cepat dan humanis ini, Polres Pasuruan berharap mampu membangun kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan di perlintasan kereta serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.






