Kemacetan Ketapang Terurai Polisi Banyuwangi Dipuji Sopir

Banyuwangi,baranitapost.com-Kemacetan Ketapang Terurai, arus lalu lintas menuju Pelabuhan ASDP Ketapang di Banyuwangi akhirnya kembali normal setelah sebelumnya mengalami kepadatan parah selama lebih dari dua pekan.

Upaya intensif yang dilakukan Polresta Banyuwangi melalui optimalisasi buffer zone Bulusan terbukti efektif mengurai antrean panjang kendaraan, khususnya truk logistik yang hendak menyeberang ke Gilimanuk.

Kepadatan lalu lintas yang sempat melumpuhkan jalur utama Situbondo–Banyuwangi kini berhasil diurai secara signifikan.

Kemacetan Ketapang Terurai
Kemacetan Ketapang terurai cepat berkat strategi Polresta Banyuwangi. Sopir logistik puji pengaturan buffer zone Bulusan yang efektif dan humanis.

Polresta Banyuwangi mengambil langkah strategis dengan menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas berbasis buffer zone di kawasan Bulusan.

Kebijakan ini mengatur ritme kendaraan besar agar tidak langsung memadati pintu masuk pelabuhan.

Koordinator lintas asosiasi sopir logistik Indonesia, Slamet Barokah, mengungkapkan apresiasi tinggi terhadap kinerja aparat kepolisian.

Ia menilai petugas mampu bekerja maksimal sekaligus tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada para sopir yang kelelahan akibat antrean panjang.

“Selama lebih dari 16 hari pengaturan dilakukan, ribuan kendaraan melintas dengan aman tanpa kecelakaan. Ini kerja luar biasa,” ujar Slamet, Minggu (5/4/2026).

Pengamanan Paskah Malang Diperketat 400 Personel Siaga Penuh

Senada, Koordinator Gerakan Alianza Pengemudi Indonesia Bersatu, Darmawan, menyebut bahwa strategi penguraian kemacetan yang dilakukan Polresta Banyuwangi membuahkan hasil nyata.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antarpetugas di lapangan berjalan efektif siang dan malam.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kapolresta dan jajaran Satlantas. Mereka bekerja tanpa henti demi kelancaran arus kendaraan,” katanya.

Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan pribadi dan roda dua kini melintas dengan lancar dan tertib.

Meski demikian, kepolisian tetap memberlakukan pembatasan khusus bagi kendaraan bertonase besar dengan mengarahkan mereka masuk ke kantong parkir buffer zone Bulusan.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil konsistensi pengaturan lalu lintas yang terintegrasi.

Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas arus agar tidak kembali terjadi penumpukan.

“Melalui optimalisasi buffer zone Bulusan, kami menjaga keseimbangan volume kendaraan dengan kapasitas pelabuhan,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa personel tetap disiagakan di titik strategis untuk mengawal kelancaran arus dan memberikan pelayanan maksimal kepada para pengemudi.

Polresta Banyuwangi mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap disiplin dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Dengan strategi ini, kemacetan Ketapang yang sempat menjadi sorotan kini berubah menjadi bukti keberhasilan pengelolaan lalu lintas yang terukur dan efektif.

Writer: @NitEditor: REDAKSI