Sidoarjo,baranitapost.com – Panic Buying BBM diantisipasi serius oleh Polresta Sidoarjo dengan menggelar patroli ketat di sejumlah SPBU pada Selasa (31/3/2026).
Langkah ini dilakukan untuk mencegah kepanikan warga akibat isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang dipicu situasi geopolitik di Timur Tengah, sekaligus memastikan distribusi tetap aman dan terkendali.
Patroli tersebut menyasar titik-titik SPBU rawan antrean panjang di wilayah Sidoarjo. Polisi tidak hanya mengawasi distribusi BBM, tetapi juga langsung mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan dan potensi konflik antar pengendara.

Polisi Turun Tangan Redam Panic Buying BBM
Langkah cepat ini menjadi respons atas meningkatnya kekhawatiran masyarakat terkait potensi krisis BBM. Fenomena panic buying BBM mulai terlihat dari meningkatnya antrean kendaraan di beberapa SPBU sejak pagi hari.
Kasi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono, menegaskan bahwa situasi masih terkendali dan tidak ada kenaikan harga BBM dari pemerintah.
“Anggota kami memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying BBM. Sampai saat ini tidak ada penyesuaian harga,” tegasnya, Rabu (1/4/2026).
Antrean Panjang Picu Kekhawatiran Warga
Lonjakan pembelian BBM secara berlebihan dikhawatirkan dapat memperparah distribusi dan memicu keresahan sosial. Karena itu, polisi memperketat pengawasan untuk mencegah penimbunan maupun aksi spekulatif.
Petugas di lapangan aktif mengurai antrean kendaraan serta memastikan setiap pembeli mendapatkan BBM sesuai kebutuhan. Kehadiran aparat juga dinilai mampu meredam potensi gesekan antar warga.
Patroli Intensif Jaga Stabilitas Kamtibmas
Polresta Sidoarjo menegaskan akan terus mengoptimalkan patroli di SPBU dan pusat keramaian selama isu ini berkembang. Fokus utama adalah menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kehadiran polisi di lapangan adalah bentuk pelayanan agar masyarakat tetap merasa aman dan aktivitas berjalan normal,” lanjut AKP Tri Novi Handono.
Masyarakat Diminta Tetap Tenang
Polisi mengingatkan bahwa panic buying BBM justru dapat memperburuk situasi. Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh isu yang belum tentu benar.
Dengan patroli intensif dan pengawasan ketat, kondisi di Sidoarjo saat ini masih terpantau aman dan terkendali.
Penegasan Akhir
Upaya tegas Polresta Sidoarjo dalam mengantisipasi panic buying BBM menjadi kunci menjaga stabilitas di tengah isu global. Kepatuhan masyarakat untuk tetap tenang akan menentukan keberhasilan menjaga situasi tetap kondusif.






