Takjil Ramadhan Gratis Diserbu Warga, Kolaborasi Polisi-LSM GMBI

Tuban, baranitapost.com — Takjil Ramadhan gratis diserbu warga dan pengguna jalan saat jajaran kepolisian, aktivis LSM GMBI, serta puluhan insan media membagikan ratusan paket berbuka puasa di depan Mapolsek Soko, Kabupaten Tuban, Minggu (15/03/2026). Aksi sosial di bulan suci ini langsung menarik perhatian masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka.

Kegiatan pembagian takjil Ramadhan gratis tersebut menjadi bukti nyata kepedulian sosial lintas sektor. Polisi, LSM, dan jurnalis bersatu dalam satu gerakan kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, khususnya para pengendara yang masih berada di jalan saat waktu berbuka tiba.

Aksi sosial ini digelar tepat di depan Kantor Mapolsek Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sejak sore hari, puluhan anggota kepolisian bersama aktivis LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) serta insan media dari forum “Bersama Membangun Bangsa” telah bersiaga menyiapkan ratusan paket takjil untuk dibagikan kepada masyarakat.

Para relawan secara aktif membagikan paket makanan berbuka kepada pengendara sepeda motor, sopir kendaraan roda empat, hingga warga sekitar yang melintas. Suasana hangat dan penuh kebersamaan langsung terasa di lokasi kegiatan. Banyak warga terlihat antusias menerima paket takjil sambil mengucapkan terima kasih kepada para relawan.

Takjil Ramadhan Gratis
Takjil Ramadhan gratis dibagikan polisi, LSM GMBI, dan insan media di Tuban. Aksi sosial ini diserbu warga dan pengendara menjelang buka puasa di Mapolsek Soko.

Ketua GMBI Jawa Timur, Sugeng SP, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil Ramadhan merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus hadir membantu masyarakat melalui kegiatan sosial yang nyata dan berdampak langsung.
Menurut Sugeng, momentum bulan suci Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk menumbuhkan empati dan memperkuat solidaritas sosial antar elemen masyarakat.

“Melalui kegiatan pembagian takjil Ramadhan ini, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial. Kami juga mengapresiasi insan media yang terlibat aktif sejak persiapan hingga pelaksanaan kegiatan,” tegas Sugeng.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolsek Soko dan jajaran kepolisian yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan sosial tersebut. Tidak hanya menyediakan lokasi, personel kepolisian juga terlibat langsung dalam proses pembagian takjil kepada masyarakat.

Kolaborasi antara aparat kepolisian, organisasi kemasyarakatan, dan insan pers dinilai menjadi kekuatan besar dalam membangun solidaritas sosial sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dan institusi negara.

Sugeng menambahkan bahwa sinergi lintas sektor seperti ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi bisa menjadi inspirasi bagi berbagai komunitas lain untuk terus menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.

Sementara itu, salah satu insan media yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut mengaku bangga dapat berpartisipasi langsung dalam aksi sosial yang menyentuh masyarakat.

“Kami berharap kolaborasi antara media, organisasi sosial, dan kepolisian seperti ini terus berlanjut. Kegiatan sosial seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari warga yang menerima takjil. Salah satu pengguna jalan berinisial HN mengaku sangat terbantu dengan pembagian takjil tersebut karena ia masih berada di perjalanan saat waktu berbuka hampir tiba.

“Alhamdulillah sangat membantu. Saya masih di jalan ketika mau buka puasa, jadi takjil ini sangat bermanfaat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan pembagian takjil Ramadhan gratis ini, seluruh pihak berharap semangat berbagi, kepedulian sosial, serta nilai gotong royong dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Aksi sederhana tersebut diharapkan mampu memperkuat ukhuwah sosial serta menghadirkan energi positif dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadhan. (Tim)