Pick up hantam Halte Trans Jatim Singkalan

Sidoarjo, baranitapost.com — Penjemputan hantam Halte Trans Jatim Singkalan 1 di Jalan Raya Singkalan, Dusun Tado, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (20/2/2025) pukul 02.30 WIB. Benturan keras membuat bangunan halte roboh dan kendaraan terguling hingga menutup akses jalan lingkungan desa.

Kecelakaan tunggal itu melibatkan Isuzu Pick Up Elf nomor polisi B-9773-GI memuat batu alam. Kendaraan melaju dari arah Mojokerto Surabaya sebelum akhirnya oleng dan menabrak menuju halte yang berada di sisi jalan. Peristiwa terjadi di wilayah hukum Polresta Sidoarjo.

Pemindai kendaraan diketahui bernama Riza Eko Saputro (34), karyawan swasta asal Dusun Jengglung, Desa Jengglung Harjo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung. Ia tidak sendirian. Di dalam kendaraan juga terdapat Heru Prasetya (32), warga Dusun Buret, Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung.

Benturan keras menyebabkan halte ambruk dan pick up terguling ke kiri. Material batu alam yang diangkut ikut berserakan di sekitar lokasi kejadian. Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan langsung keluar rumah dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Dua korban luka ringan, tanpa korban jiwa. Polisi duga pengemudi mengantuk.

Dua Korban Luka Ringan
Akibat kejadian tersebut, Riza mengalami luka lecet di kaki kanan dan menjalani rawat jalan di RS Citra Medika Tarik. Heru juga mengalami luka lecet pada jari kaki dan mendapat perawatan di rumah sakit yang sama.

Petugas memastikan tidak ada korban dalam peristiwa itu. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 4 juta, terutama akibat kerusakan fasilitas umum dan kendaraan.

Sejumlah saksi mata, antara lain Subandi (49) dan Rohman (52), warga Dusun Tado, mengaku mendengar suara benturan keras sebelum melihat halte sudah roboh. Mereka segera membantu pengamanan lokasi sambil menunggu petugas datang.

Unit Personalia Lalu Polsek Balongbendo bergerak cepat menuju TKP. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara, mengevakuasi kendaraan, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan para Saksi.

Pos Bankum Lapas Sidoarjo Disorot Komisi XIII

Dugaan pengemudi Mengantuk
Polisi menduga pengemudi mengantuk saat mengemudi sehingga kehilangan kendali. Dugaan itu muncul berdasarkan kondisi di lapangan dan waktu kejadian yang terjadi dini hari.

Penanganan awal dilakukan Unit Lantas Polsek Balongbendo, kemudian kasus dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo untuk proses lebih lanjut.

Kapolsek Balongbendo, Sugeng Sulistiyono, mengimbau seluruh pengendara agar memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum melakukan perjalanan, terutama pada malam hingga dini hari. Ia menekankan keselamatan harus menjadi prioritas utama.
“Pengemudi harus peka terhadap kondisi tubuhnya. Jika merasa lelah atau sakit hati, segera istirahat. Jangan memaksakan diri karena risikonya bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya disiplin dan kewaspadaan di jalan raya. Dalam hitungan detik, kelalaian kecil dapat berdampak pada keselamatan masyarakat dan fasilitas umum. Kejadian di Balongbendo menjadi pelajaran agar setiap perjalanan selalu diawali dengan kesiapan fisik dan tanggung jawab penuh terhadap keselamatan bersama. (Sri.H)