Penyuluhan Mental Lapas Sidoarjo Bangkitkan Semangat Warga Binaan

Sidoarjo,baranitapost.com- Penyuluhan mental Lapas Sidoarjo kembali jadi sorotan setelah program pelatihan psikologis yang digelar Jumat (10/04/2026) berhasil membangkitkan semangat baru bagi 100 warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kunjungan Lapas Kelas IIA Sidoarjo mulai pukul 09.30 hingga 11.00 WIB, menghadirkan Tim New Life Bekasi sebagai pemateri utama.

Program penyuluhan mental ini menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan pelatihan non-fisik bagi warga binaan.

Penyuluhan Mental Lapas
Penyuluhan mental Lapas Sidoarjo mendorong perubahan WBP. Program New Life Bekasi membangun kepercayaan diri dan karakter positif warga binaan.

Tidak hanya fokus pada keterampilan kerja, Lapas Sidoarjo kini memperkuat sisi psikologis, mental, dan karakter para WBP agar siap kembali ke masyarakat dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, Tim New Life Bekasi memberikan materi intensif terkait motivasi hidup, penguatan mental, serta pembentukan karakter positif.

Para peserta diajak untuk menghapus stigma negatif dalam diri, membangun pola pikir optimistis, serta melatih afirmasi diri melalui pendekatan reflektif.

Metode ini dinilai efektif untuk membantu warga binaan keluar dari tekanan psikologis selama menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan AT, menegaskan bahwa pelatihan mental menjadi bagian penting dalam sistem pemasyarakatan modern.

Sabuk Kamtibmas Mojokerto Menguat, Polisi Gandeng Warga Jaga Aman

Ia menyatakan bahwa perubahan perilaku tidak cukup hanya dengan pelatihan keterampilan, tetapi juga harus didukung dengan kesiapan mental yang kuat.

“Pembinaan tidak hanya fokus pada skill, tetapi juga pada penguatan mental dan karakter.

Kami ingin warga binaan memiliki semangat baru dan pola pikir positif untuk masa depan,” tegasnya.

Kegiatan ini berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme.

Para warga binaan terlihat aktif mengikuti sesi, bahkan beberapa di antaranya berani berbagi pengalaman pribadi sebagai bagian dari proses pemulihan mental.

Hal ini menunjukkan adanya respon positif terhadap pendekatan pelatihan berbasis psikologis.

Selain itu, program ini juga memperkuat sinergi antara Lapas Sidoarjo dengan pihak eksternal, khususnya Tim New Life Bekasi.

Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menciptakan program pelatihan berkelanjutan yang lebih variatif dan efektif.

Melalui penyuluhan mental ini, Lapas Sidoarjo berharap mampu mencetak warga binaan yang tidak hanya bebas secara hukum, tetapi juga siap secara mental dan sosial.

Dengan karakter yang lebih kuat dan pola pikir yang sehat, para WBP diharapkan mampu kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif dan berkontribusi positif.@kbr

Writer: @NitEditor: REDAKSI