Kota Pasuruan,baranitapost.com — Penutupan Total Juanda di Kota Pasuruan mulai Rabu (08/04/2026) langsung memicu perhatian masyarakat.
Kebijakan ini diberlakukan akibat pembongkaran Jembatan Bok Wedi di Jalan Ir H Juanda, yang menjadi akses vital.
Dampaknya, arus lalu lintas lumpuh sementara dan pengendara terpaksa mencari jalur alternatif.
Penutupan total ini dilakukan untuk mempercepat proses pembongkaran jembatan yang dinilai sudah tidak layak.
Namun, keputusan ini secara langsung berdampak signifikan terhadap mobilitas warga, khususnya pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Dampak Besar terhadap Mobilitas Warga
Sejak hari pertama penutupan, kemacetan mulai terasa di sejumlah titik fokus. Banyak pengendara yang mengaku harus menempuh waktu lebih lama dari biasanya.
Sidak Irigasi Sidoarjo Terungkap Penyempitan Saluran Picu Banjir
Rekayasa lalu lintas yang disiapkan Polres Pasuruan Kota menjadi solusi utama. Namun, jumlah kendaraan di jalur alternatif tetap sulit dihindari.
“Biasanya 15 menit sampai, sekarang bisa 40 menit,” ujar salah satu pengendara yang terdampak.
Jalur Alternatif Resmi Diberlakukan
Untuk mengurai kepadatan, arus dari arah timur melewati Lingkar Selatan. Pengendara diarahkan ke Jalan Raya HOS Cokroaminoto, KH Hasyim Ashari, Untung Surapati, hingga Gatot Subroto.
Sementara dari arah barat, kendaraan dialihkan melalui Jalan Balaikota, dilanjutkan ke dr Wahidin Sudiro Husodo, lalu menuju KH Hasyim Ashari hingga tersambung kembali ke jalur utama.
Skema ini diharapkan mampu menampung kendaraan selama proyek berlangsung.
Polisi Turun Tangan, Pengawasan Diperketat
Kasat Lalu Polres Pasuruan Kota, AKP Amrullah Setiawan, memastikan personel telah disiagakan di titik rawan.
“Kami sudah menempatkan anggota di lapangan dan memasang rambu petunjuk. Masyarakat kami imbau mematuhi arah petugas,” tegasnya.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemacetan parah sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan.
Publik Diminta Adaptif
Masyarakat diminta menyesuaikan waktu perjalanan dan menghindari titik padat. Selain itu, penggunaan jalur alternatif menjadi kunci kelancaran selama penutupan berlangsung.
Jika tidak diantisipasi dengan baik, kondisi ini berpotensi memicu kemacetan berkepanjangan.
Kesimpulan:
Penutupan Total Juanda bukan sekedar proyek infrastruktur, tetapi ujian kesiapan sistem lalu lintas. Jalur alternatif menjadi solusi, namun disiplin pengendara tetap menjadi penentu kelancaran utama.
Kata Kunci SEO:
P






