Penemuan Jasad Bayi Gegerkan Warga Driyorejo Gresik

Gresik,baranitapost.com-Penemuan jasad bayi menggegerkan warga Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Rabu (25/03/2026). Sesosok bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di pinggir jalan desa, terbungkus tas plastik hitam yang mencurigakan.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB saat seorang warga bernama Maskut (37) tengah mencari tanaman kumis kucing di lahan kosong dekat lokasi kejadian.

Saat menyusuri area tersebut, ia melihat sebuah kantong plastik hitam tergeletak di pinggir jalan.

Rasa penasaran membuatnya mendekat dan mencoba memeriksa dari luar.

Penemuan Jasad Bayi
Penemuan jasad bayi laki-laki di Gresik menggegerkan warga. Bayi ditemukan dalam plastik hitam, diduga meninggal kurang dari 24 jam, polisi selidiki pelaku.

Maskut mengaku sempat menyentuh bagian luar kantong dan melihat sesuatu yang menyerupai kaki bayi. Meski curiga, ia tidak berani membuka bungkusan tersebut karena khawatir dengan isinya.

Ia kemudian segera melaporkan temuan itu kepada perangkat desa setempat untuk ditindaklanjuti.

Perangkat desa yang menerima laporan langsung menghubungi petugas dari Polsek Driyorejo. Tak lama kemudian, polisi bersama bidan desa datang ke lokasi dan mengevakuasi kantong plastik tersebut ke Puskesmas Karangandong guna pemeriksaan awal.

Saat plastik dibuka oleh petugas medis, dugaan warga terbukti. Di dalamnya terdapat jasad bayi laki-laki. Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, mengungkapkan bahwa bayi tersebut memiliki berat sekitar 3 kilogram dengan panjang 51 sentimeter.

Kasus Bunuh Diri Mahasiswa Malang Makin Mengkhawatirkan

Dari hasil pemeriksaan awal, bayi diperkirakan telah meninggal kurang dari 24 jam sebelum ditemukan.

Selain itu, petugas juga menemukan adanya luka di bagian kening bayi. Berdasarkan kondisi fisik, usia bayi diperkirakan sekitar dua minggu.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa bayi tersebut sempat dirawat sebelum akhirnya dibuang.Polisi kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas orang tua bayi tersebut.

Dugaan sementara mengarah pada kasus hubungan di luar nikah, namun pihak kepolisian masih mendalami berbagai kemungkinan lain berdasarkan bukti yang ada di lapangan.

Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad bayi telah dievakuasi ke RS Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan pemeriksaan medis lanjutan. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini agar segera melapor guna membantu proses pengungkapan pelaku.

Kasus penemuan jasad bayi ini kembali menjadi perhatian serius, sekaligus mengingatkan pentingnya kepedulian sosial dan perlindungan terhadap anak sejak dini.