Sidoarjo,baranitapost.com – Hari kedua Pencarian Gibran di Sungai Kalidawir masih berlangsung intensif pada Kamis (09/04/2026). Tim SAR gabungan menghadapi tantangan besar berupa dan enceng gondok yang menutup aliran sungai.
Balita berusia 2 tahun tersebut dilaporkan hilang dan diduga jatuh ke sungai, sehingga memicu pencarian besar-besaran oleh tim gabungan dari BPBD, Basarnas, Polairud, serta lawan lokal dan luar daerah .
Sejak pukul 07.00 WIB, tim melakukan penyisiran di beberapa titik strategi yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.
Arie Prabowo, S.STP., M.PSDM Camat Tanggulangin menyampaikan belasungkawa kepada orang tua korban yang anaknya belum menemukan rasa duka dan juga prihatin atas kejadian yang menimpa ananda Gibran Septian,

Arie Prabowo berharap orang tua Gibran yang merupakan warga yang tinggal di RT.03/RW. 01 Desa Kalidawir ini mampu bersabar dan tabah menghadapi cobaan
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Sidoarjo kami turut prihatin atas peristiwa yang terjadi terhadap anak bapak dan ibu, kami akan terus melakukan pencarian sampai Gibran ditemukan.
Kita do’akan bersama, kiranya bapak dan ibu serta kesabaran semoga diberikan oleh Tuhan jalan yang terbaik untuk kita semua,“Tutur Camat Tanggulangin.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menjaga anak-anak agar tidak bermain di sekitar sungai tanpa pengawasan.
Ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih memperhatikan keselamatan anak, terutama di lingkungan yang berisiko,”Tutupnya
Salah satu relawan BPBD Sidoarjo, Agus menyebutkan bahwa kondisi sungai menjadi tantangan utama.
“Banyaknya sampah dan tumbuhan udara seperti enceng gondok sangat menghambat proses pencarian di lapangan,” ungkapnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, tim membagi wilayah pencarian menjadi tiga zona utama guna mempercepat proses pencarian. .’pungkasnya.
Pensiun Massal ASN Sidoarjo 141 Pegawai Resmi Purna
Peristiwa ini juga menjadi sorotan publik dan viral di media sosial, sehingga mendorong solidaritas warga untuk ikut membantu pencarian.
Operasi pencarian akan terus dilakukan hingga tujuh hari sesuai prosedur SAR nasional.
Meski terkendala kondisi sungai, tim SAR tetap berkomitmen melanjutkan pencarian hingga batas waktu yang ditentukan dengan harapan korban segera ditemukan.@Nit



